Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses perubahan perilaku sadar lingkungan peserta Banyak daerah agraris di Indonesia, termasuk Kabupaten Kolaka Timur, masih bergantung pada sektor primer sebagai penggerak ekonomi dan sumber penghasilan penduduk lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana sektor primer berpengaruh terhadap ekonomi dan lapangan kerja Kabupaten Kolaka Timur, serta bagaimana hal itu berdampak pada kehidupan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Studi ini menganalisis peranan sektor primer terhadap ketahanan sosial‑ekonomi rumah tangga perdesaan di Kabupaten Kolaka Timur dengan fokus pada kontradiksi antara kekuatan sektor primer di level makro dan kerentanan ketahanan rumah tangga di level mikro. Data yang digunakan berasal dari data sekunder periode 2020–2024 mengenai ketenagakerjaan, produksi komoditas utama, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan beberapa indikator kesejahteraan yang dikumpulkan dari publikasi resmi pemerintah daerah dan lembaga statistik. Fokus analisis deskriptif kuantitatif adalah makna sosial dari dinamika sektor primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB (sekitar 40 hingga 43 persen), mereka juga menyerap banyak tenaga kerja, tetapi produktivitas mereka rendah, nilai tambah mereka rendah, dan mereka menghadapi masalah dengan penghidupan rumah tangga mereka. Hasil ini menegaskan bahwa penguatan sektor primer sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup, perlindungan masyarakat lokal, dan pertumbuhan ekonomi.