Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Pertanian Berkelanjutan: Mengetahui Kandungan Unsu Hara Pada Kompos Dengan Nyala Lampu Isna Tustiyani; Dhea Sashinta Ashari
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Tegal Hijau Lestari sudah menerapkan 3R dan mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos. Namun mereka belum mengetahui kandungan unsur hara yang ada di dalam pupuk kompos tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi yang mengenai kandungan unsur hara dalam pupuk kompos secara sederhana dengan nyala lampu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan kelompok tani mengenai penerapan teknologi sederhana tentang uji pupuk melalui nyala lampu. Sistem ini memungkinkan diterapkan oleh kelompok tani untuk melihat kandungan berbagai pupuk yang ada di pasaran secara sederhana. Berdasarkan hasil kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan terhadap kandungan hara dalam pupuk kompos dan perbandingannya dengan pupuk anorganik. Kegiatan ini mendukung program pertanian berkelanjutan di kelompok tani Tegal Hijau Lestari, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang peduli terhadap pertanian keberlanjutan seperti pengelolaan sampah rumah tangga menjadi kompos dan digunakan untuk menyuburkan tanaman.
Viabilitas dan Vigor Benih Padi yang Ditanam secara Transisi Organik dan Konvensional : Viability and Vigor of Rice Seeds Planted in Organic and Conventional Transitions Mara Malpila; Dadi Nurdiana; Isna Tustiyani
Jurnal Agrivigor Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v17i1.52248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah padi yang ditanam secara transisi organik dan konvensional berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan vigor benih padi varietas Rojolele dan Ciherang setelah disimpan selama tiga bulan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Garut pada bulan September sampai Oktober 2018. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor (varietas dan sistem tanam) dan 6 kali ulangan.  Faktor varietas yaitu Rojolele dan Ciherang. Faktor sistem tanam yaitu transisi organik dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan varietas dan sistem tanam terhadap kecepatan perkecambahan benih padi. Perlakuan terbaik adalah varietas ciherang yang ditanam secaraa transisi organik.
Pengaruh Sinar Lampu LED Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Edamame Suharno Suharno; Isna Tustiyani; Cristina Yulaika; Ulya Nailus Sa’adah
Agroteknika Vol 9 No 3 (2026): TERBITAN AKAN DATANG
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i3.457

Abstract

Tanaman edamame merupakan tanaman hari panjang yang berasal dari daerah subtropis. Daerah tropis seperti Indonesia, memiliki penyinaran sinar matahari yaitu 12 jam per hari. Perlakuan lama penyinaran lampu LED diduga akan meningkatkan produktivitas edamame. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi antara perlakuan lama penyinaran dan jenis lampu terhadap pertumbuhan dan hasil edamame. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui lama penyinaran dan jenis lampu terbaik untuk menghasilkan karakter pertumbuhan dan produksi edamame terbaik. Percobaan ini dilakukan pada bulan Juni 2024 – Oktober 2024, di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dan 6 ulangan. Faktor pertama yaitu lama penyinaran lampu LED yang terdiri dari 12, 14, dan 16 jam. Faktor kedua yaitu jenis lampu yang terdiri dari 10 W dan 20 W. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak terlihat adannya interaksi antara lama penyinaran dan jenis lampu pada parameter pengamatan. Lama penyinaran 16 jam berbeda signifikan terhadap bobot basah per tanaman.