Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Berbasis Kelompok Wanita Tani Mandiri Asri Gilingan Surakarta dalam Penguatan Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Zandra Dwanita Widodo; Sri Wijiastuti; Darsono Darsono; Dhea Sashinta Ashari; FA. Luky Primantari; Istinganah Eni Maryanti; Fandi Achmad Ghani; Maulana Wati; Denny Zaki Alfalaq; Fajar Budi Setiawan
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v7i1.7281

Abstract

This community service activity was motivated by the suboptimal human resource capacity of the Asri Gilingan Surakarta Mandiri Women Farmers Group in utilizing appropriate technology to support a circular economy and household waste processing. The main problems of partners include limited knowledge in utilizing yards, low skills in processing organic waste into compost or ready-to-sell planting media, and the lack of a sustainable group activity management system. The purpose of this activity is to increase the knowledge, skills, and independence of KWT Mandiri Asri members in applying appropriate technology based on local potential to support a circular economy and reduce household waste. The implementation method is carried out through a participatory-educational approach that includes identifying partner needs, appropriate technology training, direct practice of processing ready-to-sell organic waste, utilizing yards for food crops, group discussions, and mentoring in implementing training results. The results of the activity through pre-tests and post-tests showed an increase in understanding of appropriate technology to process waste into ready-to-sell products from 36% to 54%, the ability to sort waste from 32% to 64%, and the ability to record simple things from 24% to 56%. Furthermore, this activity encourages increased member participation in environmental management and strengthens group institutions. In conclusion, strengthening human resource capacity through appropriate technology can positively contribute to improving the skills of KWT Mandiri Asri members, managing household waste, and strengthening the community-based circular economy. Sustainability of this activity requires continued mentoring so that the practices learned can be consistently implemented and developed into a model for empowering productive, independent, and environmentally friendly urban women.
Sosialisasi Pertanian Berkelanjutan: Mengetahui Kandungan Unsu Hara Pada Kompos Dengan Nyala Lampu Isna Tustiyani; Dhea Sashinta Ashari
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Tegal Hijau Lestari sudah menerapkan 3R dan mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos. Namun mereka belum mengetahui kandungan unsur hara yang ada di dalam pupuk kompos tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi yang mengenai kandungan unsur hara dalam pupuk kompos secara sederhana dengan nyala lampu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan kelompok tani mengenai penerapan teknologi sederhana tentang uji pupuk melalui nyala lampu. Sistem ini memungkinkan diterapkan oleh kelompok tani untuk melihat kandungan berbagai pupuk yang ada di pasaran secara sederhana. Berdasarkan hasil kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan terhadap kandungan hara dalam pupuk kompos dan perbandingannya dengan pupuk anorganik. Kegiatan ini mendukung program pertanian berkelanjutan di kelompok tani Tegal Hijau Lestari, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang peduli terhadap pertanian keberlanjutan seperti pengelolaan sampah rumah tangga menjadi kompos dan digunakan untuk menyuburkan tanaman.
Karakterisasi Beberapa Benih Tanaman Pangan: Characterization Of Several Food Crop Seeds Isna Tustiyani; Dhea Sashinta Ashari
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari empat jenis benih tanaman pangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium benih di Polbangtan Yoma. Metode yang digunakan adalah uji RKLT dengan lima ulangan. Jenis-jenis benih yang diuji kualitasnya terdiri dari empat jenis yaitu padi, jagung, kedelai dan kacang panjang. Parameter yang diamati antara lain panang benih, diamater benih, kuran benih, bobot 1000 butir, uji kemurnian benih, ukuran benih dan karakteristik benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik benih yang diamati pada benih padi, jagung, kedelai dan kacang panjang antara lain termasuk benih tanaman pangan dan hortikultura, dengan ukuran benih sedang hingga besar. Dari segi mutu fisiknya terlihat bahwa benih memiliki tingkat kemurnaian yang cukup baik dan ukuran panjang dan diameter benih yang berbeda-beda.
The Nexus of Governance, Branding, and Tourist Behavior in Shaping Solo City's Halal Tourism Kurniawati Darmaningrum; Rini Adiyani; Sri Wijiastuti; Supartini Supartini; Istinganah Eni Maryanti; Syahriar Abdullah; Retnoning Ambarwati; Dhea Sashinta Ashari
Journal of Economics Education and Entrepreneurship Vol 7, No 1 (2026): JEE, APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jee.v7i1.18264

Abstract

Halal tourism is a rapidly growing segment of the global travel industry, presenting both opportunities and challenges for destinations targeting Muslim travelers. Solo City holds strong potential to become one of Indonesia’s leading halal tourism destinations due to its rich Islamic heritage and multicultural environment. This study integrates collaborative governance, destination branding, and tourist behavior theories, considering the moderating role of sociocultural context and the facilitating effect of policy support. Using data from 463 respondents, including tourists, MSMEs, policymakers, and community leaders, analysis was conducted through Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS. Findings reveal that visitor behavior, destination branding, and cooperative governance significantly influence the growth of halal tourism in Solo City, with visitor behavior emerging as the strongest predictor, emphasizing service experience, satisfaction, and loyalty. Sociocultural context negatively moderates the impact of branding but positively moderates governance effects, reflecting tensions between local identity and top-down branding. Policy support enhances the influence of both branding and governance through incentives, certification, and regulation. The study concludes that Solo City’s halal tourism development should emphasize stakeholder collaboration, authentic branding, tourist-centered services, culturally sensitive strategies, and supportive policies. Theoretically, this research integrates multiple perspectives in halal tourism studies and provides practical insights for policymakers and tourism stakeholders to strengthen Solo City’s competitiveness in the halal tourism market.
Modifikasi Wadah dan Media Tanam Ubi Kayu Untuk Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang di Kledung, Temanggung Jawa Tengah Sugiyarto Sugiyarto; Tri Suwarni Wahyudiningsih; Ratna Suminar; Gian Sapta Adrialin; Dhea Sashinta Ashari; Ade Nendi Mulyana
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29256

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan solusi kepada masyarakat terkait dengan pemanfaatan lahan bekas tambang agar tetap bisa produktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Temanggung Jawa Tengah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai teknik penanaman ubi kayu dengan modifikasi wadah dan media tanam sebagai upaya pengurangan lahan pasca tambang pasir yang tidak produktif untuk ditanami. Melalui pengabdian ini, tim pelaksana pengabdian memperkenalkan inovasi sederhana berupa modifikasi wadah dan media tanam untuk penanaman ubi kayu. Metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini antara lain melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pemaksaan langsung kepada terkait penggunaan masyarakat wadah, media tanam, dan teknik penanaman ubi kayu terutama untuk produksi daun sebagai sayuran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini. Selain itu adanya pencapaian pemahaman pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan wadah dan media tanam sebagai alternatif untuk tetap bisa membudidayakan tanaman di lahan marjinal. 
Edukasi Pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Terpadu untuk Meningkatkan Kesehatan Tanaman Mawar (Rosa sp.) Ade Nendi Mulyana; Marifa Ibrahim; Dhea Sashinta Ashari; Sayyidah Afridatul Ishthifaiyyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17786

Abstract

Tanaman mawar (Rosa sp.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, namun produktivitas dan kualitasnya sering menurun akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), khususnya penyakit bercak daun dan gugur bunga. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar, Dusun Grogol, Desa Munengwarangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani dalam menerapkan pengelolaan OPT terpadu pada tanaman bunga mawar sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi dan koordinasi dengan perangkat desa serta Kelompok Wanita Tani (KWT), identifikasi permasalahan di lapangan, dan pelaksanaan penyuluhan yang disertai pre-test dan post-test. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kebun mawar kurang terawat, tanaman berumur lebih dari 10 tahun, penggunaan pupuk kandang yang kurang matang, serta ditemukannya gejala gugur daun, gugur bunga, bercak daun, dan busuk batang. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan secara interaktif mampu meningkatkan pengetahuan peserta terkait teknik budidaya tanaman mawar dan pengelolaan OPT secara terpadu. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong petani untuk menerapkan praktik budidaya yang lebih baik dan ramah lingkungan guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya bunga mawar.