Fenomena anak yang langsung bekerja setelah lulus Sekolah Dasar menjadi perhatian serius, karena berisiko menghambat perkembangan fisik, mental, dan masa depan anak. Peran pendidikan berkualitas serta layanan bimbingan dan konseling karir di sekolah dinilai sangat penting untuk menanamkan pemahaman akan pentingnya pendidikan lanjutan dan mencegah praktik anak bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen mutu pembelajaran dan layanan konseling karir, serta mengevaluasi efektivitas program pencegahan anak bekerja yang dilaksanakan di SD Islam Nurul Barokah, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Lokasi penelitian berada di SD Islam Nurul Barokah. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, tenaga konselor, orang tua, dan siswa yang telah lulus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu mencakup tahap perencanaan kurikulum yang relevan, pelaksanaan pembelajaran yang menyentuh aspek nilai dan motivasi, serta pengawasan dan evaluasi berkala terhadap layanan pendidikan dan konseling karir. Program yang dilaksanakan memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran siswa dan orang tua akan pentingnya pendidikan lanjutan, serta penurunan jumlah anak yang bekerja pasca lulus sekolah. Disimpulkan bahwa manajemen mutu pembelajaran dan konseling karir berjalan cukup efektif dalam mencegah anak bekerja, namun masih perlu peningkatan kolaborasi dengan pihak orang tua dan masyarakat agar hasilnya lebih optimal.