Devia Nadia Kirana
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Lama Paparan Layar Komputer dengan Kelelahan Mata pada Staf Tata Usaha Universitas Muhammadiyah Surakarta Devia Nadia Kirana; Sri Darnoto
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2669

Abstract

The use of computers in daily work activities makes administrative staff a group vulnerable to experiencing eye fatigue. Eye fatigue is one of the occupational health problems that can affect comfort, concentration, and work productivity. This study aimed to analyze the relationship between the duration of computer screen exposure and eye fatigue among administrative staff at Campus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta. This quantitative used a cross-sectional design and involved 54 respondents selected through total sampling. Data were collected using the Visual Fatigue Index (VFI) questionnaire and analyzed using the Chi-Square test followed by Fisher’s Exact test. The result showed no significant relationship between the duration of computer screen exposure and eye fatigue (p=0,669). However, respondents with longer exposure tended to experience eye fatigue more frequently. The duration of screen exposure is not the only factor influencing eye fatigue, therefore attention to other contributing factors is necessary to maintain the visual health of administrative staff
Gerakan Pengendalian Hipertensi berbasis Kearifan Lokal melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan Kesehatan, PKK, dan Lansia di Desa Karakan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo Erina Nafisyasyari; Andika Fajar Dwi Saputra; Radi Tia Sintia Dewi; Devia Nadia Kirana; Alfi Fadillah; Eka Inggrit Nur Hayati; Ajeng Puja Ningtyas; Intan Marisa; Nurlita Buana Jati; Mayang Hean Fadhilah; Mellyani Puspita Sari; Noor Alis Setyadi
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi masih Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian hipertensi pada lansia di Desa Karakan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, yang disertai rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan serta pengendalian hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan Kader Kesehatan kesehatan, PKK, dan lansia berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan bentuk kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi faktor risiko hipertensi, pelatihan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), edukasi gizi seimbang, pelatihan akupresur, serta demonstrasi pembuatan jamu tradisional WANTI "Wedangan Anti Hipertensi" dari bahan lokal seperti jahe, daun salam, dan seledri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta baik pada Kader Kesehatan PKK maupun lansia, dengan nilai pre-test dan post-test menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05). Rata-rata pengetahuan Kader Kesehatan meningkat sebesar 7,6% dan pada lansia sebesar 21,13%, diikuti dengan peningkatan keterampilan Kader Kesehatan dalam praktik akupresur, perhitungan IMT, dan pembuatan jamu herbal. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penerapan pengobatan tradisional berbasis tanaman lokal yang mudah dilakukan secara mandiri. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pengendalian hipertensi, memperkuat peran Kader Kesehatan sebagai penggerak utama kesehatan masyarakat, serta mendorong pelestarian kearifan lokal dalam praktik promotif dan preventif. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis kearifan lokal efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian hipertensi secara mandiri dan berkelanjutan.