Pembelajaran mendalam (deep learning) pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menekankan keterlibatan aktif anak, pemaknaan pengalaman belajar, serta pengembangan kemampuan berpikir dan regulasi diri secara holistik. Artikel ini bertujuan menganalisis keterkaitan pendekatan deep learning dengan perkembangan anak usia dini serta mengkaji potensi permainan tradisional congklak sebagai media implementatif deep learning dalam konteks PAUD Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah literatur terkait deep learning, perkembangan anak usia dini, permainan tradisional, dan pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa deep learning selaras dengan karakteristik perkembangan anak usia dini yang belajar melalui pengalaman konkret, eksplorasi, interaksi sosial, dan aktivitas bermain. Struktur permainan congklak terbukti menstimulasi proses kognitif kompleks, seperti numerasi, perencanaan strategi, pengambilan keputusan, dan refleksi sederhana, serta mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Artikel ini juga merumuskan model integratif congklak sebagai media deep learning dalam PAUD Islam yang terdiri atas tahap eksplorasi, elaborasi strategis, dan refleksi terarah. Model tersebut memungkinkan terjadinya pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Islami seperti amanah, kesabaran, dan sportivitas. Dengan demikian, congklak dapat diposisikan sebagai media pedagogis kontekstual yang mendukung implementasi deep learning dan penguatan fondasi perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan moral anak usia dini.