Indriani
Universitas Muhammadiyah Bone

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN AYAM PETELUR FASE DOC HINGGA PULLET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PETERNAK DI CV. MATTARO FARM Indriani; Reski Amaliah; Nursani; Rika Hari Lestari; Jusri; Andi Arya Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6755

Abstract

Fase Day Old Chick (DOC) hingga pullet merupakan periode kritis dalam pemeliharaan ayam petelur yang menentukan performa produksi pada fase layer. Keberhasilan pemeliharaan pada fase ini sangat dipengaruhi oleh penerapan manajemen kandang, pemberian pakan dan air minum, program kesehatan, serta biosekuriti yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja peternakan dalam menerapkan manajemen pemeliharaan ayam petelur fase DOC hingga pullet di CV. Mattaro Farm. Metode yang digunakan meliputi observasi dan identifikasi permasalahan, penyuluhan dan transfer pengetahuan, serta pendampingan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memiliki antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi dan praktik lapangan. Melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengaturan suhu brooding, manajemen pakan dan air minum, program vaksinasi, biosekuriti, sanitasi kandang, serta monitoring pertumbuhan ayam. Selain itu, peserta juga mampu memahami pentingnya pencatatan bobot badan dan mortalitas sebagai dasar evaluasi keberhasilan pemeliharaan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan ayam petelur sehingga diharapkan dapat mendukung terciptanya ayam pullet yang sehat, seragam, dan siap memasuki fase produksi telur secara optimal.