Istihabul Imamah
UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Integration of Islamic Da'wah and Islamic Education in Fostering Youth Morality within the Digital Era Istihabul Imamah; Ragwan Albaar
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 25, No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v25i1.11706

Abstract

ENGLISH: The Integration of Islamic Da'wah and Islamic Education in Fostering Youth Morality within the Digital EraObjective: This study aims to formulate an integration model of Islamic da'wah and Islamic education as a strategy to reinforce the moral development of the younger generation in facing the challenges of the digital era. Method: A qualitative approach was employed using the Directed Qualitative Content Analysis (DQCA) method to examine scholarly literature and documents through a directed coding process. Results: The implementation of digital da'wah alongside formal, non-formal, and informal Islamic education currently operates in a fragmented manner, failing to form an integrated moral development system. Furthermore, social media algorithm dynamics, unfiltered information flows, and low digital literacy heighten the vulnerability of the younger generation to moral degradation. Conclusion: The integration model of Islamic da'wah and Islamic education provides a theoretical foundation and practical guidelines for educators, da'wah practitioners, parents, and policymakers to design adaptive, collaborative, sustainable, and technologically relevant moral development strategies. Contribution: This study proposes the "Da'wah-Didik Model" as a novel integrative framework that comprehensively aligns value-based curricula, contextual da'wah, and digital parenting.INDONESIAN: Integrasi Dakwah dan Pendidikan Islam dalam Pembentukan Moral Generasi Muda di Era DigitalTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model integrasi dakwah dan Pendidikan Islam sebagai strategi penguatan moral generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Directed Qualitative Content Analysis (DQCA) melalui analisis literatur dan dokumen ilmiah menggunakan teknik pengodean terarah. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa implementasi dakwah digital serta Pendidikan Islam jalur formal, nonformal, dan informal masih berlangsung secara parsial sehingga belum membentuk sistem pembinaan moral yang terpadu. Selain itu, dinamika algoritma media sosial, arus informasi tanpa filter, dan rendahnya literasi digital turut meningkatkan kerentanan generasi muda terhadap degradasi moral. Kesimpulan: Model integrasi dakwah dan Pendidikan Islam memberikan landasan teoretis sekaligus panduan praktis bagi pendidik, dai, orang tua, dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pembinaan moral generasi muda yang adaptif, kolaboratif, berkelanjutan, serta relevan dengan perkembangan teknologi digital. Kontribusi: Penelitian ini menawarkan "Model Dakwah-Didik" sebagai kerangka integratif baru yang menyelaraskan kurikulum berbasis nilai, dakwah kontekstual, dan pengasuhan digital secara komprehensif.