PT. PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar bergerak di bidang pembangkitan listrik dengan memanfaatkan air laut menjadi uap. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan salah satu sumber utama energi listrik di Indonesia, di mana turbin uap menjadi komponen sentral dalam proses konversi energi panas menjadi energi mekanik. Oleh karena itu, efisiensi turbin menjadi faktor krusial dalam menentukan kinerja keseluruhan pembangkit. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi isentropik turbin uap di PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan melibatkan perhitungan efisiensi isentropik berdasarkan data operasional aktual turbin, seperti tekanan dan suhu uap masuk serta keluaran pada setiap tingkat turin (tekanan tinggi, menengah, dan rendah), dengan pendekatan siklus Rankine termodinamika dan analisis entalpi-entropi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa efisiensi isentropik turbin uap di PLTU Tanjung Awar-Awar mencapai 71,15%. Dari Kajian ini dapat disimpulkan bahwa nilai dari efisiensi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi kondisi operasi turbin (fluktuasi beban), parameter uap (tekanan, suhu uap masuk utama, dan pemanasan ulang), kualitas uap keluar turbin, kevakuman kondensor, kinerja feedwater heater, serta kondisi mekanis turbin. Upaya peningkatan efisiensi dapat dilakukan melalui pemeliharaan rutin, optimalisasi tekanan dan suhu uap, serta penerapan sistem pengendalian kehilangan energi yang lebih baik. Optimasi parameter operasi dan perawatan komponen turbin dapat meningkatkan efisiensi sistem pembangkit listrik, sehingga mendukung keberlanjutan operasional PLTU dan ketahanan energi nasional.