Aan Hariyanto
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengakselerasi Kemandirian Εkonomi Gen Z melalui Kreativitas Konten Digital dan Social Commerce Sekar Triantis Banowattie; Aan Hariyanto; Thierno Abdoulaye Balde; Jarieu Bah; Novita Ratna Satiti
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.626

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi digital dan media sosial membuka peluang besar bagi Generasi Z untuk menggerakkan ekonomi kreatif. Meski dikenal adaptif terhadap internet, kelompok ini sering kali terkendala keterbatasan teknis dalam mengelola konten digital bernilai ekonomi, seperti fotografi produk, branding, dan optimalisasi social commerce. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan, implementasi, dan capaian Program Gen Z UMKM Accelerator (G-ZUA) bertema “Dari Ide ke Pasar Digital”, sebuah inisiatif untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda melalui konten kreatif. Program ini menerapkan metode partisipatif berbasis praktik (learning by doing) yang menyasar pelajar, mahasiswa, dan wirausahawan pemula dari kalangan Generasi Z. Rangkaian kegiatan meliputi penanaman entrepreneurial mindset, pembentukan keterampilan digital (fotografi smartphone, videografi dasar, copywriting, branding), hingga simulasi penjualan digital. Evaluasi program dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara kendala usaha, serta dokumentasi karya konten peserta. Hasil program menunjukkan bahwa pendekatan praktis dan kolaboratif efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai strategi pemasaran dan visualisasi produk. Peserta berhasil memproduksi konten promosi yang menarik, memahami algoritma media sosial, serta mengoptimalkan social commerce. Selain aspek teknis, program ini memperkuat semangat kolaborasi melalui pendampingan berbasis komunitas (cross-promotion dan networking). Disimpulkan bahwa model pemberdayaan berbasis komunitas dan berorientasi visual ini sangat relevan dengan karakteristik Generasi Z, serta potensial diadopsi sebagai model berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem UMKM digital muda.