Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menavigasi Era Belanja Cashless: Menilai Dampak Ganda Kemudahan Aplikasi dan Insentif Dompet Digital terhadap Perilaku Pembelian Generasi Z Rizki Dwi Anggraini; Hafizh Perdana; Nur Diana Dewi; Fawwaz Raihan
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v7i1.1313

Abstract

Perkembangan teknologi e-commerce dan sistem pembayaran digital telah merevolusi lanskap ritel dan perilaku konsumsi, khususnya pada kelompok Generasi Z sebagai digital natives. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kemudahan penggunaan aplikasi e-commerce serta ketersediaan metode pembayaran digital terhadap perilaku belanja online konsumen Generasi Z di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring (Google Form) dengan melibatkan 50 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menginterpretasikan frekuensi, persentase, dan tren kecenderungan perilaku responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform e-commerce yang paling dominan digunakan adalah Shopee (54%), diikuti oleh Lazada (30%). Konsumen Generasi Z memberikan persepsi yang sangat positif terhadap kemudahan aplikasi (antarmuka, kecepatan pencarian, stabilitas sistem, kemudahan checkout, dan fitur interaktif) dengan tingkat persetujuan rata-rata di atas 90%. Dari sisi sistem pembayaran, e-wallet menjadi metode utama yang paling disukai (28%), di mana kepraktisan transaksi dan intensitas promo cashback (64% sangat setuju) terbukti menjadi stimulan kuat dalam meningkatkan frekuensi dan nilai pengeluaran belanja online. Kombinasi dari pengalaman aplikasi yang seamless dan ekosistem pembayaran yang praktis mendorong aktivitas belanja online yang intensif pada Generasi Z, dengan mayoritas bertransaksi 3–5 kali per bulan (48%) dan alokasi pengeluaran bulanan mendominasi di atas Rp500.000 (46%). Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi teknologi antarmuka dan integrasi promosi digital bagi pelaku e-commerce guna mempertahankan loyalitas konsumen masa kini.
Pengaruh Bahan Baku Dan Kinerja Operator Terhadap Tingkat Kualitas Produk Offset (Studi Kasus pada PT. National Label Umas Daya Manufacturer Tahun 2024) Siti Alpina Damayanti; Sulfarid; Rizki Dwi Anggraini; Fawwaz Raihan
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v6i2.1148

Abstract

Industri manufaktur mengalami pertumbuhan pesat disertai persaingan yang ketat, khususnya pada sektor percetakan offset. Kualitas produk menjadi faktor penting dalam mempertahankan daya saing perusahaan. PT. National Label Umas Daya Manufacturer menghadapi inkonsistensi tingkat cacat produk pada tahun 2024 yang dipengaruhi oleh kualitas bahan baku dan kinerja operator yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan baku dan kinerja operator terhadap tingkat kualitas produk offset. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 61 karyawan departemen offset. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku dan kinerja operator berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas produk offset. Uji parsial menunjukkan masing-masing variabel berpengaruh signifikan, sedangkan uji simultan menunjukkan pengaruh bersama yang signifikan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,639 menunjukkan bahwa 64% variasi kualitas produk dapat dijelaskan oleh bahan baku dan kinerja operator.