Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah memberikan pengaruh signifikan terhadap berbagai aspek pendidikan, termasuk dalam proses penilaian hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, tantangan, dan implikasi pemanfaatan AI dalam penilaian hasil belajar PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah, buku, prosiding, dan dokumen relevan yang dipublikasikan pada rentang tahun 2019–2025, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki peluang besar dalam meningkatkan efektivitas penilaian melalui penyusunan instrumen evaluasi, pengolahan data hasil belajar, pemberian umpan balik secara cepat, serta pelaksanaan asesmen yang lebih personal dan berkelanjutan. Namun, penerapan AI juga menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengukur aspek afektif, spiritual, dan karakter peserta didik yang menjadi ciri khas Pendidikan Agama Islam. Selain itu, isu validitas data, keamanan informasi, etika penggunaan teknologi, dan kompetensi digital guru menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Implikasi pemanfaatan AI menunjukkan peningkatan efisiensi, objektivitas, dan kualitas evaluasi pembelajaran. Meskipun demikian, AI tidak dapat menggantikan peran guru dalam melakukan pembinaan karakter dan pengambilan keputusan pendidikan. Oleh karena itu, AI perlu diposisikan sebagai alat bantu yang mendukung proses penilaian, sehingga integrasi teknologi dan nilai-nilai pendidikan Islam dapat berjalan secara seimbang dalam meningkatkan kualitas penilaian hasil belajar PAI di era digital.