Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Tahsin Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di MTs. Negeri 1 Kabupaten Gorontalo Nadia Wartabone; Zohra Yasin; Rakhmawati; Naufal Abid Petta Solong
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8773

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar merupakan kompetensi dasar yang penting bagi peserta didik madrasah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program Tahsin Al-Qur’an serta mengidentifikasi kendala dan solusi pelaksanaannya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, guru tahsin, dan peserta didik, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahsin dilaksanakan secara rutin setiap hari pukul 07.00-08.00 melalui bimbingan membaca Al-Qur’an secara langsung, pembelajaran klasikal, perbaikan makharijul huruf, penerapan tajwid, serta pembiasaan membaca Al-Qur’an. Program ini membantu meningkatkan kelancaran, ketepatan makhraj, dan penerapan hukum tajwid peserta didik. Kendala utama meliputi banyaknya jumlah peserta didik, perbedaan kemampuan awal dan motivasi belajar, keterbatasan waktu, serta terbatasnya jumlah guru tahsin. Solusi yang dilakukan meliputi pengelompokan peserta didik, pemanfaatan tutor sebaya, penggunaan pengeras suara, pengulangan materi, penguatan motivasi, dan penyediaan Al-Qur’an cadangan. Penelitian ini menegaskan bahwa program tahsin yang terstruktur dan berkelanjutan dapat memperkuat literasi Al-Qur’an di madrasah
Ketegasan Pendidik dalam Pemberian Sanksi Bagi Peserta Didik di MAN 1 Buol Provinsi Sulawesi Tengah Ruqiya A. Haruna; Kasim Yahiji; Rakhmawati
IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/ihsanika.v3i3.2912

Abstract

This study aims to analyze the firmness of educators in giving sanctions to students at MAN 1 Buol, this study also aims to ensure tthat the giving of sanctions continues to prioritize educational principles, in accordance with government regulations and the code of ethics of educators, and involves good communication between educators, parents and students. The research method used in this study is a secriptive qualitative method with a field approach to describe the phenomenon in depth. Date were collected through observation and interview, with five educators and five students, and using documentation related to the research. The results of the study showed that the firmness of educators in giving sanctions includes three aspects: enforcement of rules, self control, and creation of a harmonious atmosphere. Sanctions are given in stages, starting from light sanctions (verbal warnings, confiscation of goods), moderate sanctions (calling parents, statement letters), to severe sanctions (suspension or expulsion from School). The impact of the firmness of giving sanctions is an increase in student discipline, although it is necessary to be aware of the sanctions given are not in accordance with the rules set, such as trauma from students.