Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar merupakan kompetensi dasar yang penting bagi peserta didik madrasah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program Tahsin Al-Qur’an serta mengidentifikasi kendala dan solusi pelaksanaannya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, guru tahsin, dan peserta didik, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahsin dilaksanakan secara rutin setiap hari pukul 07.00-08.00 melalui bimbingan membaca Al-Qur’an secara langsung, pembelajaran klasikal, perbaikan makharijul huruf, penerapan tajwid, serta pembiasaan membaca Al-Qur’an. Program ini membantu meningkatkan kelancaran, ketepatan makhraj, dan penerapan hukum tajwid peserta didik. Kendala utama meliputi banyaknya jumlah peserta didik, perbedaan kemampuan awal dan motivasi belajar, keterbatasan waktu, serta terbatasnya jumlah guru tahsin. Solusi yang dilakukan meliputi pengelompokan peserta didik, pemanfaatan tutor sebaya, penggunaan pengeras suara, pengulangan materi, penguatan motivasi, dan penyediaan Al-Qur’an cadangan. Penelitian ini menegaskan bahwa program tahsin yang terstruktur dan berkelanjutan dapat memperkuat literasi Al-Qur’an di madrasah
Copyrights © 2026