Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Ekonomi Sirkular dan Mitigasi Bencana Melalui Inovasi Eco-Paving serta Teknologi Biopori di Desa Gunung Tanjung Abdurahman Pais; Alkautsar Azzahra Mahbubi; Aldila Nur Azizah; Siti Ai Nurhasanah; Annisa Rimatullah; Aqillah Putri Rachviandi; Agistna Irham Nurhalisa; Ende Cakasevanya; Fathima Adila Suhood; Ilham Kurnia Ramadhan; Thomas Sheku Marah; Khopipah Rahmawati; Mardiwan Rapi; Meldi Rismawan; Nawal Fazri Supriyatna
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 8 (2026): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/rn4n8j27

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gunung Tanjung, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menjawab permasalahan lingkungan dan sosial masyarakat desa. Desa Gunung Tanjung menghadapi tantangan ganda berupa akumulasi limbah domestik yang tidak terkelola dan tingginya risiko bencana tanah longsor akibat topografi perbukitan serta sistem drainase yang buruk. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi observasi lapangan, perancangan teknologi tepat guna, sosialisasi edukatif, dan penguatan kelembagaan. Program unggulan yang diimplementasikan mencakup konversi limbah plastik menjadi Eco-Paving Block, penyediaan Alat Sampah Minim Asap (ASMA), pembangunan 50 titik lubang resapan biopori, serta program percepatan penurunan stunting. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan transformasi limbah plastik menjadi material konstruksi fungsional dan peningkatan kapasitas infiltrasi air tanah secara signifikan di lima dusun. Selain intervensi fisik, penguatan kapasitas sosial melalui edukasi di empat lembaga pendidikan dan pembentukan struktur BUMDES terbukti efektif membangun kemandirian tata kelola lingkungan. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara inovasi teknologi berbasis daur ulang dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan resiliensi sosial serta lingkungan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.