Diky Alwali FA
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Asuh Demokratis dalam Mendukung Perkembangan Anak: Tinjauan Literatur Diky Alwali FA; M. Fahli Zatrahadi; Miftahuddin
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.7360

Abstract

Pola asuh demokratis merupakan pendekatan pengasuhan yang menekankan kehangatan emosional, komunikasi dua arah, kebebasan yang bertanggung jawab, arahan yang jelas, serta kontrol orang tua yang konsisten. Topik ini penting karena perkembangan anak tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan biologis, tetapi juga oleh kualitas relasi keluarga, pola komunikasi, keteladanan, dan pendampingan yang diberikan orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pola asuh demokratis dalam mendukung perkembangan anak melalui tinjauan literatur. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional yang relevan terbit pada tahun 2021–2026 dan buku akademik terbitan tahun 2017–2026. Literatur dipilih berdasarkan relevansi topik, keterbaruan terbitan, kejelasan identitas akademik, keterlacakan sumber, serta keterkaitan dengan pola asuh demokratis, pendidikan keluarga, dan aspek perkembangan anak. Data dianalisis menggunakan analisis isi melalui identifikasi literatur, seleksi sumber, pengelompokan tema, perbandingan temuan, dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis mendukung perkembangan anak pada aspek sosial-emosional, bahasa dan komunikasi, kemandirian, tanggung jawab, disiplin, kepercayaan diri, karakter, serta perilaku sosial. Pola asuh demokratis bekerja melalui empat mekanisme utama, yaitu komunikasi dua arah yang mendorong anak menyampaikan gagasan, kehangatan emosional yang memperkuat rasa aman dan percaya diri, kebebasan bertanggung jawab dengan batasan yang jelas yang mendukung kemandirian dan disiplin, serta keteladanan orang tua yang konsisten dalam membentuk karakter dan perilaku sosial. Kajian ini menyimpulkan bahwa pola asuh demokratis relevan sebagai pendekatan pengasuhan keluarga untuk membangun lingkungan yang dialogis, aman, mendidik, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.