Merry Pongdatu
Dosen Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Edukasi Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Fisik dan Perubahan Pola Tidur pada Remaja di MTs DDI 2 Bungkutoko Kendari Hasriyuli Hasriyuli; Ari Novitasari; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1670

Abstract

Penggunaan media sosial yang intensif telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan remaja, namun dampaknya terhadap kesehatan fisik dan pola tidur masih menjadi perhatian serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan fisik dan pola tidur remaja di MTs DDI 2 Bungkutoko Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional (non-eksperimental tanpa intervensi). Sampel penelitian berjumlah 51 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling dari total populasi 104 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, meliputi kuesioner intensitas media sosial, kuesioner SF-36 untuk kesehatan fisik, dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk pola tidur. Analisis statistik bivariat dilakukan menggunakan uji non-parametrik Spearman Rank Correlation (alpha = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan arah korelasi negatif yang kuat antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan fisik remaja (r = -0,730; p = 0,000). Selain itu, ditemukan hubungan signifikan dengan arah korelasi negatif yang cukup kuat antara intensitas penggunaan media sosial dengan pola tidur remaja (r = -0,577; p = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang nyata di mana semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, maka semakin buruk kondisi kesehatan fisik dan kualitas pola tidur remaja. Pihak sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan edukasi literasi digital secara bijak sebagai strategi preventif dalam menjaga kesehatan remaja.