Novika Andora
Dosen Program Studi Keperwatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Senam Kaki Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Dan risiko Neuropati Perifer Pada Diabetesi Di Puskesmas Karang Anyar Lampung Selatan Tahun 2026 Selatan Tahun 2025 Deswansyah Hafid Albari; Sandra Andini; Novika Andora
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1675

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang dapat memicu komplikasi serius seperti neuropati perifer dan ulkus kaki apabila kadar gula darah tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah sewaktu (GDS) dan risiko neuropati perifer pada diabetesi di Puskesmas Karang Anyar Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest design terhadap 20 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran GDS menggunakan glukometer dan penilaian sensitivitas kaki menggunakan tes monofilamen 10 g. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar GDS dari 212,15 mg/dL menjadi 191,4 mg/dL serta peningkatan rata-rata nilai tes monofilamen dari 7,65 menjadi 9,75 setelah intervensi. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value < 0,05, yang menunjukkan bahwa senam kaki berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah dan risiko neuropati perifer. Kesimpulan penelitian ini adalah senam kaki efektif sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas saraf perifer pada pasien diabetes melitus. Implikasi keperawatan dari temuan ini adalah senam kaki dapat diintegrasikan ke dalam program edukasi kesehatan dan asuhan keperawatan promotif-preventif di puskesmas sebagai upaya pencegahan komplikasi neuropati perifer dan peningkatan kualitas hidup diabetesi.