Sukma Juihesty
Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA FILOSOFIS TARI SEDULANG SETUDUNG SEBAGAI SISTEM SIMBOLIK KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT BANYUASIN Sukma Juihesty; Cipto Budy Handoyo
PRASI Vol. 21 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i02.113605

Abstract

Tari tradisional tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai representasi nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat pendukungnya. Salah satu tari tradisional yang memiliki nilai simbolik dan filosofis adalah Tari Sedulang Setudung dari Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna filosofis Tari Sedulang Setudung sebagai sistem simbolik kearifan lokal masyarakat Banyuasin melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi visual yang merepresentasikan pertunjukan tari, khususnya pada aspek gerak, busana, dan properti. Analisis data dilakukan dengan pendekatan interpretatif untuk menafsirkan elemen-elemen visual sebagai tanda-tanda budaya yang mengandung nilai filosofis dan kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tari merepresentasikan nilai etika dan sosial masyarakat, busana mencerminkan identitas budaya dan nilai kesakralan, sedangkan properti berfungsi sebagai simbol tradisi dan nilai kehidupan masyarakat Banyuasin. Tari Sedulang Setudung tidak hanya dipahami sebagai pertunjukan estetis, tetapi juga sebagai sistem simbolik yang merepresentasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam konteks budaya tradisional.