Merissa Laora Heryanto
Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Bhakti Husada Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas smoothies pisang ambon dengan sayur buncir terhadap pencegahan konstipasi pada anak pra sekolah Merissa Laora Heryanto; Novyani Ratna Fajar; Ai Nurasiah; Dera Sukmanawati; Nita Ike Dwi Kurnia
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1670

Abstract

Latar Belakang: Konstipasi atau sembelit merupakan gangguan pencernaan yang sering terjadi pada anak, sekitar 29,6% anak di dunia pernah mengalami konstipasi. Kurangnya konsumsi makanan tingggi serat diidentifikasi sebagai faktor resiko kejadian konstipasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas Smoothies Pisang Ambon dengan Sayur Buncis dalam pencegahan konstipasi pada anak prasekolah.Metode: Metode Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Eksperimen dengan one group pretest posttest without control. Sampel pada penelitian ini sebanyak 20 anak pra sekolah. Uji analisis data pada penelitian ini menggunakan Wilcoxon.Hasil: hasil dari uji wilcoxon antara sebelum diberikan smoothies dengan setelah diberikan smoothies didapatkan p value 0,000.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pola eliminasi BAB sebelum dan sesudah diberikan pemberian smoothies pisang ambon dan buncis. Disarankan bagi ibu dengan anak pra sekolah yang sering mengalami konstipasi dapat memberikan Smoothies Pisang Ambon dengan Sayur Buncis sebagai salah satu solusi alternatif.
Analisis faktor yang mempengaruhi partisipasi suami dalam ber-KB Yona Septina; Nita Ike Dwi Kurniasih; Lisnawati Lisnawati; Merissa Laora Heryanto
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 1 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/3d7neq04

Abstract

Latar Belakang: Masalah utama dalam program KB di Indonesia adalah rendahnya partisipasi pria. Di UPTD Puskesmas Loji tahun 2023, tercatat 278 akseptor pria aktif, dengan mayoritas menggunakan kondom (218 orang; 78,4%) dan sisanya MOP (60 orang; 21,5%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi partisipasi suami dalam ber-KB di UPTD Puskesmas Loji Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional terhadap 74 responden pria Pasangan Usia Subur dari total 278 populasi yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah (44,6%) responden tidak berpartisipasi dalam ber-KB. Partisipasi suami dalam ber-KB dipengaruhi oleh faktor keterpaparan informasi (p value = 0,016), dukungan sosial (p value = 0,000) dan ekonomi (p value = 0,015).Simpulan: Peningkatan partisipasi suami dalam ber-KB dapat dilakukan melalui program keluarga Pasangan Usia Subur (PUS) dengan pemberian informasi serta diskusi kelompok atau lokakarya tentang pentingnya KB.