Novelia Fitriani
Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EFFECT OF USING CROSSWORD PUZZLES ON INDONESIAN EFL COLLEGE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY Aufa Nabila; Hafizatun Septi Arizky; Novelia Fitriani; M. Aripin Ilham; Muhammad Hakim; Abdul Syahid
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.12299

Abstract

ABSTRACT This study investigates the effect of using crossword puzzles on Indonesian EFL college students’ vocabulary mastery. Vocabulary is an important aspect of learning English because it helps students understand and express meaning effectively. There's so many EFL learners are still struggle to remember vocabulary, spell words correctly, and use them appropriately in different contexts. For this reason, more engaging learning activities are needed to support vocabulary development. This study employed a pre-experimental design using a one-group pre-test and post-test approach to investigate the effect of crossword puzzle activities on students' vocabulary mastery. The study involved 27 fourth-semester students of the English Education (Tadris Bahasa Inggris) Study Program selected through purposive sampling. The data were collected through vocabulary tests administered before and after the implementation of crossword puzzle activities. The results indicated an improvement in students’ vocabulary mastery, with the mean score increasing from 93.34 in the pre-test to 97.26 in the post-test. A paired-samples t-test revealed a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores (p < 0.001), with a large effect size (Cohen’s d = 0.91). These findings suggest that crossword puzzles are effective in enhancing students’ vocabulary mastery. These findings indicate that crossword puzzles can encourage active participation, provide repeated exposure to vocabulary, and create more meaningful learning experiences. Therefore, crossword puzzles may be considered an effective and enjoyable alternative strategy for teaching vocabulary in EFL classrooms. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan teka-teki silang terhadap penguasaan kosakata mahasiswa program Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di perguruan tinggi. Kosakata merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris karena membantu mahasiswa memahami dan mengekspresikan makna secara efektif. Banyak pelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) yang masih kesulitan mengingat kosakata, mengeja kata dengan benar, dan menggunakannya secara tepat dalam konteks yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik untuk mendukung pengembangan kosakata. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen (pre-experimental design) dengan rancangan one-group pre-test–post-test untuk mengetahui pengaruh penggunaan aktivitas crossword puzzle terhadap penguasaan kosakata mahasiswa. Penelitian melibatkan 27 mahasiswa semester IV Program Studi Tadris Bahasa Inggris yang dipilih dengan teknik purposive sampling.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kosakata meningkat dari 93,34 pada pra-tes menjadi 97,26 pada pasca-tes. Uji-t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pra-tes dan pasca-tes (p < 0,001), dengan ukuran efek yang besar (Cohen’s d = 0,91). Temuan ini menunjukkan bahwa teka-teki silang efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa teka-teki silang dapat mendorong partisipasi aktif, memberikan paparan berulang terhadap kosakata, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Oleh karena itu, teka-teki silang dapat dianggap sebagai strategi alternatif yang efektif dan menyenangkan untuk mengajarkan kosakata di kelas EFL.
ENHANCING ELEMENTARY EFL LEARNERS’ UNDERSTANDING OF TIME EXPRESSIONS THROUGH INTERACTIVE WORKSHEETS Novelia Fitriani; Angelia Margono; Masda Egy Faradilla; Siti Hamidah; Abdul Syahid; Heny Suriandari
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9221

Abstract

ABSTRACT Understanding time concepts and their linguistic expressions remains a significant challenge for elementary EFL learners due to the lack of engaging and contextual learning materials. This Classroom Action Research aimed to enhance Grade III students’ mastery of "Telling Time" by implementing interactive, picture-based worksheets that connect abstract concepts with daily routines. The study followed the Kemmis and McTaggart model across two cycles, involving 29 participants at an elementary school in Central Kalimantan. Data collection methods included pre-tests, post-tests, classroom observations, and semi-structured interviews. The quantitative findings revealed a substantial improvement in academic performance, where the average score increased from 67 in the pre-test to 88 in the post-test, with 100% of students successfully achieving the Minimum Completion Criteria (KKM). Qualitatively, the intervention transformed the classroom dynamic from teacher-centered to student-centered, resulting in heightened motivation, reduced anxiety, and increased confidence in using English time expressions. The study concludes that utilizing visually stimulating and contextualized worksheets is highly effective in bridging the gap between abstract mathematical concepts and language application, thereby significantly boosting both cognitive comprehension and affective engagement in young learners.   ABSTRAK Memahami konsep waktu dan ekspresi linguistiknya masih menjadi tantangan signifikan bagi pembelajar EFL tingkat dasar karena kurangnya materi pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan siswa kelas III dalam "Menyebutkan Waktu" dengan menerapkan lembar kerja interaktif berbasis gambar yang menghubungkan konsep abstrak dengan rutinitas sehari-hari. Studi ini mengikuti model Kemmis dan McTaggart selama dua siklus, melibatkan 29 partisipan di sebuah sekolah dasar di Kalimantan Tengah. Metode pengumpulan data meliputi pre-test, post-test, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan substansial dalam prestasi akademik, di mana nilai rata-rata meningkat dari 67 pada pre-test menjadi 88 pada post-test, dengan 100% siswa berhasil mencapai Kriteria Penyelesaian Minimum (KKM). Secara kualitatif, intervensi tersebut mengubah dinamika kelas dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa, menghasilkan peningkatan motivasi, pengurangan kecemasan, dan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan ekspresi waktu dalam bahasa Inggris. Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan lembar kerja yang merangsang secara visual dan kontekstual sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan antara konsep matematika abstrak dan penerapan bahasa, sehingga secara signifikan meningkatkan pemahaman kognitif dan keterlibatan afektif pada pembelajar muda.