Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Effect of Academic Progression on EFL Learning Self-Efficacy among English Education Students in an Indonesian University Marshanda Marshanda; Raysha Ramadhani; Rica Amelia Putri; Nazila Rahmadana; Abdul Syahid
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v6i1.6453

Abstract

This study examines the effect of academic progression on EFL learning self-efficacy among English Education students at a state university in Indonesia. Although self-efficacy has been widely recognized as a key factor influencing learners’ motivation, engagement, and academic performance, limited research in the Indonesian context has explored whether confidence levels differ meaningfully across academic stages. To address this gap, the study compared the self-efficacy of second-year and third-year students using a quantitative comparative design. A total of 30 participants completed a validated Academic Self-Efficacy Scale, and the data were analyzed using descriptive statistics, reliability testing, assumption checks, and independent samples t-tests. The results showed that both groups demonstrated moderately high self-efficacy, with third-year students reporting slightly higher scores; however, the difference was not statistically significant. These findings suggest that academic progression alone may not substantially influence learners’ self-efficacy when instructional conditions and learning experiences remain relatively similar. The study highlights the need for providing meaningful mastery experiences and supportive pedagogical practices to strengthen self-efficacy development across students’ academic journeys in Indonesian higher education.
Peningkatan Kemampuan Critical Thinking Siswa melalui Edukasi Literasi Digital di MTS Hidayatul Insan Kelas 7A Kiki Melisa; Fitriyah Fitriyah; Rica Amelia Putri; Salmah Salmah; Serli Ariska; Abdul Syahid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1090

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis (critical thinking) siswa kelas 7A MTS Hidayatul Insan dalam menyikapi informasi digital. Fenomena penyebaran hoaks dan cyberbullying yang marak di kalangan remaja menunjukkan pentingnya literasi digital sejak dini. Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu: pre-test, penyampaian materi, simulasi dan diskusi, post-test, serta evaluasi. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan critical thinking, ciri-ciri berita palsu (hoaks), teknik verifikasi informasi, dan etika bermedia sosial. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor siswa dari 3,1 pada pre-test menjadi 3,8 pada post-test (skala 1–5). Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang lebih bijak dalam menanggapi informasi dan komentar di media sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang interaktif dan kontekstual dapat meningkatkan literasi digital dan membentuk sikap kritis pada siswa sekolah menengah pertama.
Correlation Of Self-Regulated Learning And Cefr Reading Achievement In EFL Learners Amanda Agni Oktavia Ramadhani; Defi Ela Safitri; Kiki Melisa; Salmah Salmah; Abdul Syahid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5883

Abstract

Pemahaman membaca merupakan aspek penting dalam pendidikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL); namun, banyak pembelajar menghadapi tantangan yang berasal dari strategi yang tidak memadai dan paparan yang kurang terhadap sumber daya Bahasa Inggris yang autentik. Tantangan-tantangan ini sering kali terkait dengan kemampuan pembelajar untuk mengelola dan mengatur proses belajar mereka sendiri, yang dikenal sebagai pembelajaran yang diatur sendiri (SRL). Studi ini bertujuan untuk menyelidiki korelasi antara pembelajaran yang diatur sendiri (SRL) dan kemampuan pemahaman membaca siswa. Peserta penelitian terdiri dari 86 mahasiswa program Pendidikan Bahasa Inggris, mewakili berbagai kelas. Desain penelitian korelasi digunakan, dan data dikumpulkan melalui kuesioner SRL dan bagian membaca dari EF Standard English Test (EF SET), yang sesuai dengan Kerangka Acuan Umum Eropa untuk Bahasa (CEFR). Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara pembelajaran yang diatur sendiri (SRL) dan pemahaman membaca, menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pengaturan diri yang lebih baik umumnya mencapai hasil membaca yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa mempromosikan strategi pembelajaran yang diatur sendiri dapat meningkatkan pemahaman membaca di kalangan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) dan memberikan wawasan penting bagi program pendidikan guru. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan metodologi pembelajaran yang diatur sendiri (SRL) ke dalam pengajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan kinerja akademik siswa dan mendorong kemandirian belajar mereka.
Implementasi Etika Bisnis Islam pada Pelaku Usaha Mikro di Pelabuhan Rambang Palangka Raya Perspektif Ekonomi Syariah Preti Salsa Nabila; Muslihah; Ramuna; Rifqoh An-Nawa; Nurul Fatika Sari; Abdul Syahid
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i1.4722

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan nilai-nilai etika bisnis Islam dalam kegiatan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro yang menjadi bagian vital penggerak ekonomi masyarakat. Fenomena yang terjadi di kawasan Pelabuhan Rambang Palangka Raya menunjukkan pertumbuhan pesat sektor usaha kuliner yang menarik untuk dikaji dalam perspektif ekonomi syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami sejauh mana pelaku usaha mikro kuliner menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis Islam seperti kejujuran (ṣidq), keadilan (‘adl), amanah, dan tanggung jawab dalam aktivitas usahanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode induktif melalui teknik purposive sampling terhadap pelaku usaha yang telah beroperasi minimal satu tahun. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis untuk menggambarkan penerapan nilai-nilai etika Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha di Pelabuhan Rambang secara konsisten menerapkan nilai-nilai etika bisnis Islam dalam kegiatan sehari-hari, baik dalam penentuan harga, pelayanan terhadap konsumen, maupun hubungan antar pedagang. Penerapan tersebut tidak hanya memperkuat kepercayaan dan keberkahan usaha, tetapi juga menciptakan suasana perdagangan yang harmonis dan berkeadilan sesuai prinsip ekonomi syariah.
Strategies for Preserving Cultural Elements in Translating Wilde’s the Selfish Giant Marshanda Marshanda; Najwa Rizki Amalia; Nisrina Farida Ramadhanti; Diar Mukti Asri; Raysha Ramadhani; Abdul Syahid
Journal of English Language and Education Vol 11, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i4.2462

Abstract

Translation plays an important role in bridging linguistic and cultural differences, especially in literary texts where meanings are closely connected to cultural symbols and values. However, previous studies have mainly focused on non-literary translation or the classification of translation strategies, leaving the preservation of deeper symbolic and cultural meanings in literary works underexplored. This study aims to analyze the translation strategies used in preserving culture-specific items (CSIs) in Oscar Wilde’s The Selfish Giant and its Indonesian translation Raksasa Egois translated by Clara Ng and published by Fiksi Lotus in 2013. A qualitative comparative text analysis was employed by comparing the source text and target text to identify CSIs and examine the translation strategies applied. The findings reveal that literal translation, cultural equivalence, and adaptation were the main strategies used, with literal translation being the most dominant, particularly in ecological elements such as seasons and natural phenomena. While literal translation effectively preserves lexical meaning, it is less successful in maintaining deeper symbolic and cultural meanings embedded in the literary text. In contrast, cultural equivalence proves to be more effective in preserving religious meanings, while adaptation improves readability but reduces cultural specificity. In conclusion, the effectiveness of translation strategies depends on the type and cultural embeddedness of CSIs.
THE EFFECT OF USING CROSSWORD PUZZLES ON INDONESIAN EFL COLLEGE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY Aufa Nabila; Hafizatun Septi Arizky; Novelia Fitriani; M. Aripin Ilham; Muhammad Hakim; Abdul Syahid
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.12299

Abstract

ABSTRACT This study investigates the effect of using crossword puzzles on Indonesian EFL college students’ vocabulary mastery. Vocabulary is an important aspect of learning English because it helps students understand and express meaning effectively. There's so many EFL learners are still struggle to remember vocabulary, spell words correctly, and use them appropriately in different contexts. For this reason, more engaging learning activities are needed to support vocabulary development. This study employed a pre-experimental design using a one-group pre-test and post-test approach to investigate the effect of crossword puzzle activities on students' vocabulary mastery. The study involved 27 fourth-semester students of the English Education (Tadris Bahasa Inggris) Study Program selected through purposive sampling. The data were collected through vocabulary tests administered before and after the implementation of crossword puzzle activities. The results indicated an improvement in students’ vocabulary mastery, with the mean score increasing from 93.34 in the pre-test to 97.26 in the post-test. A paired-samples t-test revealed a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores (p < 0.001), with a large effect size (Cohen’s d = 0.91). These findings suggest that crossword puzzles are effective in enhancing students’ vocabulary mastery. These findings indicate that crossword puzzles can encourage active participation, provide repeated exposure to vocabulary, and create more meaningful learning experiences. Therefore, crossword puzzles may be considered an effective and enjoyable alternative strategy for teaching vocabulary in EFL classrooms. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan teka-teki silang terhadap penguasaan kosakata mahasiswa program Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di perguruan tinggi. Kosakata merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris karena membantu mahasiswa memahami dan mengekspresikan makna secara efektif. Banyak pelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) yang masih kesulitan mengingat kosakata, mengeja kata dengan benar, dan menggunakannya secara tepat dalam konteks yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik untuk mendukung pengembangan kosakata. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen (pre-experimental design) dengan rancangan one-group pre-test–post-test untuk mengetahui pengaruh penggunaan aktivitas crossword puzzle terhadap penguasaan kosakata mahasiswa. Penelitian melibatkan 27 mahasiswa semester IV Program Studi Tadris Bahasa Inggris yang dipilih dengan teknik purposive sampling.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kosakata meningkat dari 93,34 pada pra-tes menjadi 97,26 pada pasca-tes. Uji-t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pra-tes dan pasca-tes (p < 0,001), dengan ukuran efek yang besar (Cohen’s d = 0,91). Temuan ini menunjukkan bahwa teka-teki silang efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa teka-teki silang dapat mendorong partisipasi aktif, memberikan paparan berulang terhadap kosakata, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Oleh karena itu, teka-teki silang dapat dianggap sebagai strategi alternatif yang efektif dan menyenangkan untuk mengajarkan kosakata di kelas EFL.