Dewi Fitriani
Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan, Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pemasaran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Masyarakat Sekitar Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Dewi Fitriani; Sahindomi Bana; Nur Arafah; Umar Ode Hasani; Arniawati; La Ahmaliun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1679

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di masyarakat sekitar Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) melalui sosialisasi dan FGD strategi pemasaran. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM di kawasan ini mencakup empat aspek utama, yaitu: masalah sumber daya manusia (SDM) yang meliputi rendahnya regenerasi, lemahnya kemampuan manajerial, terbatasnya tenaga kerja, rendahnya produktivitas dan lemahnya asosiasi usaha; masalah operasional berupa rendahnya inovasi, pengendalian kualitas, akses bahan baku, pemanfaatan teknologi dan tata letak usaha; masalah keuangan yang mencakup terbatasnya modal kerja, rendahnya akses kredit dan lemahnya kemampuan pengelolaan keuangan; serta masalah lingkungan terkait persaingan dari pesaing baru, banyaknya produk pengganti, kenaikan harga dan perubahan selera konsumen. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tatangge sebagai bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pendekatan yang digunakan adalah sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) partisipatif. Materi yang disampaikan mencakup strategi pemasaran UMKM, tips agar produk terjual, serta strategi menarik pasar ke kawasan TNRAW-Tatangge dengan memanfaatkan potensi lokal secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta tentang permasalahan UMKM dan strategi mengatasinya, serta tersusunnya rencana aksi pemasaran berbasis potensi lokal TNRAW yang mencakup penciptaan lingkungan wisata yang aman, nyaman dan atraktif guna mendorong kunjungan wisatawan yang lebih lama dan lebih sering.
Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanarawa Desa Tatangge dalam Pengelolaan Wisata di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) Dewi Fitriani; Nur Arafah; Sahindomi Bana; Umar Ode Hasani; Arniawati; La Ahmaliun; Sarwinda Intan Putri; Wa Ode Aulya Nurandina; Irni Mutiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1716

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanarawa Desa Tatangge dalam pengelolaan wisata alam di kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW). Pokdarwis Tanarawa merupakan kelompok masyarakat yang berperan strategis sebagai motor penggerak pariwisata berbasis masyarakat di kawasan penyangga TNRAW yang kaya akan ekosistem rawa, mangrove, savana dan hutan tropis. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan kapasitas pemandu wisata, lemahnya promosi berbasis media sosial dan belum optimalnya pengembangan ide bisnis dan paket wisata berbasis potensi lokal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi KKN Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) 2025. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, diskusi interaktif dan simulasi praktik. Tiga fokus utama kegiatan adalah: (1) pelatihan pemandu wisata khusus berbasis ekowisata TNRAW mencakup interpretasi alam, keamanan lapangan dan fotografi dasar; (2) pengelolaan media sosial untuk promosi destinasi wisata; dan (3) pengembangan ide bisnis dan paket wisata alam berbasis potensi lokal TNRAW. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota Pokdarwis Tanarawa dalam ketiga bidang tersebut, ditandai dengan terbentuknya tim-tim kerja berbasis minat (Tim Pemandu Gunung, Tim Pemandu Rawa-Savana, Tim Produk Souvenir), tersusunnya draf paket wisata alam berpaket, serta meningkatnya kesadaran anggota akan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi destinasi. Kegiatan ini berpotensi menjadi salah satu alternatif model pemberdayaan Pokdarwis di kawasan taman nasional.