Opstaria Saptarini
Program Studi S-2 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi Komponen SNEDDS Kurkumin dengan Metode D-Optimal dan Aktivitas Terhadap Streptococcus mutans ATCC 25175 Aljufri Mahmud; Ilham Kuncahyo; Opstaria Saptarini
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v12i1.1103

Abstract

Kurkumin merupakan senyawa aktif utama dari Curcuma longa yang termasuk dalam golongan Biopharmaceutics Classification System (BCS) kelas II dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans, bakteri utama penyebab karies gigi. Namun, pemanfaatan kurkumin masih terbatas karena memiliki kelarutan dalam air dan bioavailabilitas yang rendah. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, kurkumin diformulasikan dalam sistem penghantaran obat berbasis nanoemulsi menggunakan Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula optimum SNEDDS kurkumin, mengevaluasi karakteristik fisikokimianya, serta menentukan aktivitas antibakterinya terhadap Streptococcus mutans. Formula SNEDDS disusun menggunakan kombinasi asam oleat sebagai fase minyak, Tween 80 sebagai surfaktan, dan PEG 400 sebagai kosurfaktan. Optimasi formula dilakukan menggunakan metode D-optimal mixture design. Formula yang diperoleh kemudian dikarakterisasi berdasarkan ukuran partikel, waktu emulsifikasi, drug loading, dan aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar terhadap Streptococcus mutans ATCC 25175. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum SNEDDS kurkumin memiliki ukuran partikel sebesar 138,3 nm, waktu emulsifikasi 11,07 detik, nilai drug loading sebesar 16,33 mg/mL  dan aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat sebesar 13,00 mm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa formulasi SNEDDS mampu menghasilkan karakteristik nanoemulsi yang baik serta mempertahankan aktivitas antibakteri kurkumin terhadap Streptococcus mutans.