Penuaan merupakan proses biologis yang tidak dapat dihindari dan merupakan fenomena fisiologis yang pasti dialami setiap orang. Kulit manusia mengalami dua jenis proses penuaan yang berbeda, yaitu penuaan intrinsik dan penuaan ekstrinsik. Kulit merupakan organ terluar yang memiliki fungsi pelindung dan nilai estetika. Indonesia terletak di garis khatulistiwa dan mempunyai iklim tropis dengan radiasi matahari yang tinggi. Paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan kulit akibat radiasi sinar ultraviolet (UV), sehingga menyebabkan kulit terasa panas dan merah saat keluar rumah di siang hari. Paparan sinar UV dalam waktu lama menghasilkan radikal bebas yang menyebabkan perubahan lapisan dan struktur kulit serta stres oksidatif pada kulit. Untuk mengurangi risiko sengatan matahari, penting untuk mengaplikasikan tabir surya sebelum beraktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang Sunscreen di Dusun Cangkring, Kecamatan Bantul. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Masyarakat yang dimaksud adalah ibu-ibu PKK RT 01 yang berdomisili di Dusun Cangkring, Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan dengan penyampaian materi dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dengan 19 peserta. Tahapan dari kegiatan ini yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Tahapan persiapan terdiri dari observasi lapangan, pengumpulan bahan, penyusunan proposal, dan persiapan materi. Tahap pelaksanaan kegiatan yaitu pretest, penyampaian materi, dan diskusi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh pengetahuan tentang Sunscreen dilihat dari hasil penyuluhan sebelumnya, tingkat pengetahuan ibu-ibu masih rendah dengan rata-rata nilai pretest 40%, dan hasil dari setelah penyuluhan tingkat pengetahuan ibu- ibu meningkat signifikan sebesar 38% dengan rata-rata nilai posttest 78%.