Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk memiliki kompetensi dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif, salah satunya berbasis Android. Guru di SMK PGRI 1 Salatiga masih menghadapi kendala rendahnya literasi digital dan ketergantungan pada metode pembelajaran konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Android melalui metode hands-on training dan model product-based learning. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari pada Desember 2025 dengan melibatkan 25 guru sebagai peserta. Instrumen evaluasi yang digunakan meliputi pre-test, post-test, angket respon peserta, serta penilaian kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital peserta yang sangat signifikan, dengan kenaikan skor rata-rata dari 42,6 menjadi 86,4. Selain itu, sebanyak 88% peserta berhasil menghasilkan prototipe aplikasi pembelajaran interaktif yang fungsional dan siap diimplementasikan. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berbasis praktik langsung sangat efektif dalam menurunkan hambatan teknis bagi guru dan mendorong terciptanya ekosistem inovasi media pembelajaran digital di lingkungan sekolah. Digital transformation in education requires teachers to have the competence to develop innovative learning media, including Android-based ones. However, teachers at SMK PGRI 1 Salatiga still face obstacles such as low digital literacy and reliance on conventional teaching methods. This community service activity aims to improve teacher competence in creating interactive Android-based learning media through hands-on training and product-based learning models. The activity was conducted over three days in December 2025 involving 25 teachers as participants. Evaluation instruments included pre-tests, post-tests, participant response questionnaires, and product quality assessments. The results showed a significant increase in participants' digital literacy, with an increase in the average score from 42.6 to 86.4. Additionally, 88% of participants successfully produced functional and ready-to-implement interactive learning application prototypes. The conclusion of this activity is that practice-based training is highly effective in reducing technical barriers for teachers and encouraging the creation of a digital learning media innovation ecosystem within the school environment.