Fitri Novrianty Laya
Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis Ditinjau Dari Peran Orang Tua, Pola Konsumsi Obesogenik dan Status Gizi Antropometri Pada Anak Sekolah Dasar di Kota Tengah, Gorontalo, Indonesia Fitri Novrianty Laya; Sunarto Kadir; Yoyanda Bait
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 3 (2026): Juni 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i3.2707

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi pemerintah untuk meningkatkan status gizi dan mendorong perilaku konsumsi sehat pada anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efektivitas MBG terhadap peran orang tua, pola konsumsi obesogenik, dan status gizi antropometrik pada anak sekolah dasar di Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada empat sekolah dasar penerima MBG dengan sampel 197 siswa yang dipilih menggunakan proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan pengukuran antropometrik, kemudian dianalisis menggunakan uji Rank Spearman Correlation dan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas MBG berpengaruh signifikan terhadap peran orang tua (p=0,048), pola konsumsi obesogenik (p=0,047), dan status gizi antropometrik (p=0,040). Analisis regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa status gizi antropometrik merupakan variabel yang paling dipengaruhi oleh efektivitas MBG (Model Fitting Information p=0,017; parameter estimates kategori efektif p=0,038; estimate=0,593). Disimpulkan bahwa efektivitas MBG berpengaruh signifikan terhadap ketiga variabel, dengan status gizi antropometrik sebagai variabel paling dominan. Kolaborasi pemerintah, sekolah, dan orang tua diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan MBG melalui pemantauan status gizi, pengendalian pola konsumsi obesogenik, dan peningkatan peran orang tua.