Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kreativitas Guru dengan Pemanfaatan Sarana Pembelajaran di UPTD TK Negeri Pertiwi Nunbaun Delha Febriani Luisa Putri Apaut; Angelikus N. Koten; Credo G. Betty
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74497

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini memerlukan proses belajar yang inovatif dan menyenangkan, serta didukung oleh penggunaan sarana pembelajaran yang maksimal. Namun, dalam praktiknya, keberadaan sarana pembelajaran tidak selalu memastikan efektivitas pembelajaran jika guru belum dapat menggunakannya dengan cara yang kreatif. Oleh karena itu, kreativitas guru menjadi elemen penting dalam merancang kegiatan belajar yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kreativitas guru dan penggunaan sarana pembelajaran di TK Negeri Pertiwi Nunbaun Delha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 4 orang guru sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi Pearson Product Moment, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kreativitas guru dan penggunaan sarana pembelajaran, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,999 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai ini menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Koefisien determinasi sebesar 99,8% menunjukkan bahwa kreativitas guru memberikan kontribusi besar terhadap penggunaan sarana pembelajaran. Dengan demikian, semakin tinggi kreativitas guru, semakin optimal pula penggunaan sarana pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar.
Analisis Keterkaitan Durasi Menonton Animasi Digital dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia 4–6 Tahun di TK Sion Oepura Dika Sonia Gloria Lasi; Credo G. Betty; Theodorina Novyani Seran; Angelikus N. Koten
BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Vol. 5 No. 2 (2026): BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, July 2026
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bocah.v5i2.13054

Abstract

This study aims to analyze the relationship between digital animation viewing duration and language development among children aged 4–6 years at TK Sion Oepura. This study employed a qualitative descriptive method. The subjects consisted of four children aged 4–6 years, with four parents and two classroom teachers serving as supporting informants. Data were collected through direct observation and interviews and were analyzed through data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Data trustworthiness was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that limited viewing duration of approximately one hour per day, accompanied by adult supervision, was associated with better language development tendencies, such as increased vocabulary, greater speaking confidence, and improved ability to understand instructions. Conversely, longer viewing duration, approximately 1.5–2 hours per day, particularly without consistent supervision, was indicated to be associated with lower concentration, unclear articulation, and reduced verbal social interaction. These findings highlight the importance of regulating viewing duration, selecting educational content, and providing active parental and teacher support so that digital animation can support children’s language development more proportionally.