Aisyah Awaliah
UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP PERCERAIAN DALAM AL-QUR’AN : ANALISIS TAFSIR TERHADAP TALAK, KHULU’ DAN FASAKH DI TENGAH PENOMENA PERCERAIAN DIGITAL DAN DINAMIKA KELUARGA MILENIAL Aisyah Awaliah; Syafi’i Syafi’i
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep perceraian dalam Al-Qur’an, khususnya talak, khulu’, dan fasakh, serta relevansinya terhadap fenomena perceraian digital dan dinamika keluarga milenial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir klasik dan kontemporer, literatur fikih, serta ketentuan hukum positif Indonesia terkait perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talak, khulu’, dan fasakh merupakan mekanisme syariat yang dibolehkan untuk mengakhiri perkawinan yang tidak harmonis dengan tetap mengedepankan prinsip ihsan dan keadilan. Talak yang dilakukan melalui media digital dapat dipandang sah menurut hukum Islam apabila memenuhi syarat kejelasan lafaz, niat, dan bukti autentik, namun secara hukum positif Indonesia harus diproses melalui Pengadilan Agama agar memiliki kekuatan hukum. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an tetap relevan dalam merespons perkembangan teknologi dan menjadi landasan dalam membangun ketahanan keluarga di era digital.