Rian Martha
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pembian Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Efektivitas Pijat Oksitosin terhadap Peningkatan Hormon Prolaktin pada Ibu Nifas Rifka Zalila; Rian Martha
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2026
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v7i1.7695

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting dalam keberhasilan pemberian ASI. Salah satu faktor yang memengaruhi produksi ASI adalah hormon prolaktin. Rendahnya stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin dapat menyebabkan produksi ASI tidak optimal. Pijat oksitosin merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat merangsang pelepasan hormon prolaktin dan oksitosin sehingga meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas pijat oksitosin terhadap peningkatan hormon prolaktin pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan metode desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran kadar hormon prolaktin dilakukan sebelum dan sesudah intervensi pijat oksitosin selama 15–20 menit selama tiga hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil Penelitian Rata-rata kadar hormon prolaktin sebelum intervensi sebesar 89,40 ng/mL dan meningkat menjadi 126,53 ng/mL setelah intervensi. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan pijat oksitosin terhadap peningkatan hormon prolaktin pada ibu nifas.Pijat oksitosin efektif meningkatkan kadar hormon prolaktin pada ibu nifas sehingga dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan dalam mendukung keberhasilan menyusui.
Efektivitas Program Edukasi Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia Rian Martha; Rifka Zalila
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7696

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling umum yang mempengaruhi kesehatan ibu dan janin adalah anemia pada ibu hamil. Salah satu faktor penyebab prevalensi anemia adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang cara mencegah anemia. Salah satu tindakan promotif adalah pendidikan kesehatan, yang dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang cara mencegah anemia selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif program edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan persepsi ibu hamil tentang cara mencegah anemia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari tiga puluh ibu hamil yang dipilih secara purposive. Selama empat minggu, intervensi diberikan melalui penyuluhan kesehatan melalui leaflet, poster, dan presentasi audiovisual. Sebelum dan sesudah intervensi, data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan nilai r hitung > r tabel, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha dengan nilai α > 0,70 sehingga instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa setelah diberikan edukasi kesehatan, rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 56,42 menjadi 84,18, dan skor sikap meningkat dari 61,35 menjadi 86,47. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p <0,05), yang menunjukkan bahwa program edukasi kesehatan memiliki efek signifikan pada pemahaman ibu hamil tentang pentingnya mencegah anemia. Program edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang cara mencegah anemia. Salah satu cara promotif dan preventif untuk mengurangi jumlah kasus anemia pada ibu hamil adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan.