Salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling umum yang mempengaruhi kesehatan ibu dan janin adalah anemia pada ibu hamil. Salah satu faktor penyebab prevalensi anemia adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang cara mencegah anemia. Salah satu tindakan promotif adalah pendidikan kesehatan, yang dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang cara mencegah anemia selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif program edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan persepsi ibu hamil tentang cara mencegah anemia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari tiga puluh ibu hamil yang dipilih secara purposive. Selama empat minggu, intervensi diberikan melalui penyuluhan kesehatan melalui leaflet, poster, dan presentasi audiovisual. Sebelum dan sesudah intervensi, data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan nilai r hitung > r tabel, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha dengan nilai α > 0,70 sehingga instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa setelah diberikan edukasi kesehatan, rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 56,42 menjadi 84,18, dan skor sikap meningkat dari 61,35 menjadi 86,47. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p <0,05), yang menunjukkan bahwa program edukasi kesehatan memiliki efek signifikan pada pemahaman ibu hamil tentang pentingnya mencegah anemia. Program edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang cara mencegah anemia. Salah satu cara promotif dan preventif untuk mengurangi jumlah kasus anemia pada ibu hamil adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan.