Ni Kadek Evi Andriani
STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI GURU TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SDN KAWATUNA Ni Kadek Evi Andriani; Ni Made Mega Hariani; Wayan Sudarsana
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/vf0aee88

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang memberikan fleksibilitas kepada guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung pelaksanaannya di SDN Kawatuna. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi: guru kelas, guru mata pelajaran dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Kawatuna menunjukkan pandangan yang positif dan mendukung. Guru memaknai Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan yang memberikan fleksibilitas dalam merancang, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Hal ini tercermin dari penerapan pembelajaran berpusat pada siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi, projek penguatan karakter serta pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, beban administrasi, adaptasi terhadap perubahan kurikulum serta dukungan orang tua yang belum merata, sedangkan faktor pendukung mencakup dukungan kepala sekolah, kolaborasi guru, pelatihan, motivasi guru dan partisipasi siswa. Dengan demikian, keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka ditentukan oleh faktor internal dan eksternal sekolah.