Anastasia Nurhakim
Universitas Bina Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA KONOTATIF DAN KONTEKSTUAL PADA LIRIK LAGU MAWAR YANG MENARI KARYA VEMMY SAGITA Anastasia Nurhakim
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 4 No. 2 (2026): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik bukan hanya sebuah hiburan, namum dapat menjadi suatu gambaran fenomena yang dialami banyak orang. Maka dari itu musik menjadi ekspresi para anak muda dalam menghadapi tekanan sosial, meluapkan emosi, dan menyuarakan semangat dan perasaan yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan kontekstual pada lirik lagu Mawar yang Menari Karya Vemmy Sagita. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap makna kontekstual. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi dokumen. Sedangkan teknik analisis data adalah simak dan catat. Menggunakan teori Geoffrey Leech dengan memakai makna konotatif sebagai pendukung analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kontekstual pada lirik lagu mawar yang menari mengambil lebih banyak situasi personal 16 data, situasi tempat 1 data, dan situasi waktu 1 data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah makna kontekstual melihat cerminan sosial pada lirik lagu Mawar yang Menari yang ditemukan pada setiap perjalanan hidup banyak orang.
Metafungsi Bahasa pada Novel Laut Bercerita Karya Leila S Chudori Anastasia Nurhakim; Mahpudoh Mahpudoh; Rina Andriani
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 3 (2026): September: Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i3.12760

Abstract

This study aims to analyze the language metafunctions found in the narrative and dialogue of the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori using Halliday’s Systemic Functional Linguistics approach. The research employs a descriptive qualitative method to describe how language functions in constructing meaning within literary discourse. Data were collected through the listening and note-taking techniques applied to a transcript of 40 selected sentences representing three different narrative contexts in the novel. The data were analyzed based on Halliday’s three metafunctions of language, namely ideational, interpersonal, and textual metafunctions. The findings reveal that the ideational metafunction is dominated by mental and relational processes, indicating the characters’ thoughts, emotions, experiences, and relationships with their social environment. The interpersonal metafunction is primarily realized through declarative clauses used to provide information, express viewpoints, and establish interactions between characters. Meanwhile, the textual metafunction demonstrates the organization of themes and rhemes that create coherence and facilitate the flow of information throughout the narrative. The novelty of this study lies in its application of Halliday’s metafunction analysis to Laut Bercerita, offering a deeper understanding of meaning construction and linguistic representation in contemporary Indonesian literary works.