p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEMACE
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE Dedi Irawan
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 2 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i2.6774

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Hujan karya Tere Liye. Novel ini mengisahkan perjuangan tokoh-tokohnya menghadapi bencana besar, kehilangan, persahabatan, serta harapan di masa depan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data berupa novel Hujan karya Tere Liye yang diterbitkan tahun 2016. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan data berdasarkan teori pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Hujan mengandung berbagai nilai pendidikan karakter, yaitu religius, kerja keras, tanggung jawab, peduli sosial, disiplin, mandiri, cinta damai, peduli lingkungan, dan menghargai prestasi. Nilai yang paling dominan adalah peduli sosial dan kerja keras yang tercermin melalui tindakan tokoh utama dalam membantu sesama korban bencana serta usaha mereka menghadapi berbagai kesulitan hidup. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel Hujan layak dijadikan bahan ajar sastra karena mengandung pesan moral dan pendidikan karakter yang relevan dengan kehidupan peserta didik.
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS DALAM TUTURAN PADA ACARA TALKSHOW MATA NAJWA DI TRANS 7 Dedi Irawan; Siti Hadiza Rahmah
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 4 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i4.7117

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk ketidakbakuan dan kesalahan sintaksis yang terdapat dalam tuturan pada acara talkshow Mata Najwa episode “Menguji Ujian Nasional” yang ditayangkan di Trans7 pada Desember 2019. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berupa tuturan yang menunjukkan konstruksi imperatif dan interogatif yang dalam naskah awal penelitian dikategorikan sebagai kesalahan sintaksis. Data diperoleh dari tayangan video dan ditranskripsikan, kemudian diidentifikasi, diklasifikasikan, dianalisis berdasarkan struktur sintaksis dan konteks tuturan, serta diperbaiki dengan mempertimbangkan bentuk bahasa Indonesia yang lebih baku. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua kelompok utama data, yaitu ketidakbakuan pada konstruksi imperatif dan ketidakbakuan pada konstruksi interogatif. Konstruksi imperatif tampak pada penggunaan bentuk ajakan tanpa penanda eksplisit, bentuk percakapan seperti “mikir” dan “dikit”, serta konstruksi “agak ... dikit” yang kurang efektif dalam konteks formal. Pada konstruksi interogatif ditemukan tuturan yang secara bentuk berupa pernyataan, tetapi digunakan untuk meminta konfirmasi atau informasi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa sebagian bentuk yang pada penelitian terdahulu disebut “kesalahan” sebenarnya lebih tepat dipahami sebagai variasi bahasa lisan atau ketidakbakuan kontekstual. Dengan demikian, analisis sintaksis pada bahasa televisi perlu mempertimbangkan struktur kalimat sekaligus fungsi komunikatif dan konteks tuturan.