Riska Fariska
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Kiai Sebagai Leader dalam Mengatasi Problematika Bullying: Studi Kasus di Pondok Pesantren Robithatul Islam Krejengan Probolinggo) Riska Fariska; Ahmad Khumaidi; Ummi Lailia Maghfiroh
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran serta strategi kiai sebagai pemimpin dalam mengatasi problematika bullying di Pondok Pesantren Robithatul Islam Krejengan Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang memungkinkan peneliti memahami fenomena secara kontekstual dan komprehensif. Subjek penelitian meliputi kiai sebagai pemimpin utama, pengurus pesantren, serta santri sebagai bagian dari lingkungan sosial pesantren. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang valid dan relevan. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kiai dalam mengatasi bullying dilakukan melalui pendekatan preventif dan represif. Pendekatan preventif diwujudkan melalui penguatan nilai-nilai akhlak, pembinaan karakter, serta pengawasan langsung terhadap perilaku santri. Sementara itu, pendekatan represif dilakukan melalui pemberian sanksi yang bersifat edukatif serta mediasi konflik secara kekeluargaan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kiai yang bersifat kharismatik dan humanis memiliki peran signifikan dalam menciptakan lingkungan pesantren yang kondusif, harmonis, serta minim dari perilaku bullying. Dengan demikian, strategi kepemimpinan kiai menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren.