Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas program dauroh dalam meningkatkan pemahaman kitab kuning di Madrasah Diniyah Pondok Sabilul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program dauroh dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan dilakukan secara terstruktur melalui pembentukan panitia, penyusunan tata tertib, penetapan kriteria penilaian, serta sosialisasi program. Tahap pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui sistem seleksi dan kompetisi selama kurang lebih tiga bulan. Sementara itu, evaluasi dilakukan secara berkala dan berjenjang untuk mengetahui tingkat keberhasilan program. Program dauroh terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kitab kuning santri, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan membaca secara tepat, memahami kaidah nahwu dan shorof, serta menerjemahkan isi kitab. Selain itu, program ini juga berdampak pada peningkatan kemampuan public speaking dan musyawarah santri. Tidak hanya bagi santri, program dauroh juga meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas pendidik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, program dauroh dapat dikatakan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kitab kuning secara menyeluruh.