Nur Widiastuti
Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam An Nur Lampung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Penggunaan AI (Artificial Intellgence) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP IT Al-Mubarokah Nur Widiastuti; Rizka Amanda Wulandari; Ahmad Aldi Saputra; Abdurrahman Baharuddin Usman; Ikhsan Mustaqim; Rosmawati; Milisa Ayu Wulandari
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Januari 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i1.1065

Abstract

Era digital saat ini Inovasi penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam pembelajaran sangat dibutuhkan. Guru pendidikan agama Islam harus mampu melakukan inovasi pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis inovasi dan kendala penggunaan Artificial Intelligence dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP IT Al-Mubarokah Babat Supat, Sumatera Selatan. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan study kasus, Hasil penelitian ini menemukan inovasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) di SMP IT Mubarokah Palembang, Sumatera Selatan menggunakan canva, chatgpt/gemini, capcut dan google classroom dalam penunjang guru untuk memudahkan proses belajar mengajar. Kemajuan teknologi yang berkembang dengan memanfaatkan smart board memberikan kontribusi positif dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Smart board memungkinkan guru menyajikan materi secara lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami melalui perpaduan teks, gambar, audio, video, serta berbagai aplikasi pembelajaran. Kendala yang dihadapi dalam Penggunaan AI 1). Guru belum terbiasa memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) 2). Keterbatasan akses teknologi 3) Jaringan internet yang tidak stabil.
Krisis Peradaban Modern dan Rekonstruksi Paradigma Pendidikan: Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Nur Widiastuti; Ina Gustiana; Yusra Andi Ani; Paino; Nizomudin; Haristian Hergandi
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 April 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i2.1101

Abstract

Krisis peradaban modern ditandai oleh berkembangnya degradasi moral, krisis spiritual, individualisme, konsumerisme, ketimpangan sosial, serta kerusakan lingkungan sebagai konsekuensi dari paradigma modern yang cenderung berorientasi pada rasionalitas instrumental dan kemajuan material. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan etika. Artikel ini bertujuan menganalisis hakikat krisis peradaban modern serta mengkaji kontribusi filsafat pendidikan Islam sebagai paradigma alternatif dalam membangun pendidikan yang mampu menjawab tantangan modernitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap berbagai literatur yang relevan, meliputi Al-Qur'an, Hadis, buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan pendekatan deskriptif-kritis untuk mengidentifikasi hubungan antara krisis peradaban modern dan prinsip-prinsip filsafat pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar krisis peradaban modern terletak pada terpisahnya ilmu pengetahuan dari nilai-nilai wahyu, hilangnya adab, serta bergesernya tujuan pendidikan menjadi berorientasi pragmatis. Filsafat pendidikan Islam menawarkan solusi melalui penguatan paradigma tauhid, integrasi ilmu, pembentukan adab, serta pengembangan konsep insān kāmil sebagai tujuan pendidikan. Paradigma tersebut memberikan dasar bagi rekonstruksi sistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan manusia yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, kedewasaan spiritual, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan peradaban. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam memiliki relevansi yang kuat sebagai landasan konseptual dalam membangun pendidikan yang humanis, berkeadaban, dan berkelanjutan di tengah dinamika peradaban modern.