Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Pendidikan Yang Adaptif Dan Visioner Dukhroini Ali; Resdin Efendi Pasaribu; Mujid; Erma Fatmawati; Khotimatus Sholikhah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.8781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan pendidikan yang adaptif dan visioner dalam menghadapi tantangan perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta dinamika dunia pendidikan di era globalisasi. Kepemimpinan pendidikan tidak lagi hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga dituntut mampu membangun inovasi, kolaborasi, dan transformasi kelembagaan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan yang adaptif ditandai dengan kemampuan pemimpin dalam merespons perubahan secara cepat, fleksibel, dan solutif, sedangkan kepemimpinan visioner diwujudkan melalui kemampuan merancang arah dan tujuan pendidikan jangka panjang yang berorientasi pada peningkatan mutu lembaga pendidikan. Selain itu, pemimpin pendidikan yang efektif mampu mengintegrasikan nilai-nilai inovasi, komunikasi, penguatan budaya organisasi, serta pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan pendidikan yang adaptif dan visioner menjadi faktor strategis dalam menciptakan lembaga pendidikan yang kompetitif, responsif, dan relevan terhadap kebutuhan zaman
Transformasi Pesantren di Era Globalisasi Digital: Inovasi Pendidikan Islam dan Adaptasi Kelembagaan Dhevin M.Q Agus Puspita W; Abd Muis Tabrani; Erma Fatmawati; Devi Pramitha
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v3i1.2879

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia memiliki daya tahan historis dan peran strategis dalam pembentukan karakter, moralitas, serta tradisi keilmuan umat Islam. Dalam konteks globalisasi digital, pesantren dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, seperti disrupsi teknologi, perubahan paradigma pembelajaran, serta tuntutan kompetensi global yang semakin kompetitif. Kondisi tersebut menuntut pesantren untuk melakukan transformasi agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas keislaman dan nilai-nilai kepesantrenan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif transformasi pesantren di Indonesia dalam menghadapi era globalisasi digital, dengan menitikberatkan pada inovasi pendidikan Islam dan adaptasi kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis berbasis studi literatur dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola transformasi pesantren secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pesantren berlangsung secara gradual, kontekstual, dan berbasis nilai. Inovasi pendidikan Islam tercermin dalam integrasi kurikulum agama dan ilmu umum, pembaruan metode pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital secara selektif dan beretika. Pada aspek kelembagaan, pesantren melakukan adaptasi melalui modernisasi tata kelola, profesionalisasi manajemen, fleksibilitas struktur organisasi, serta penguatan jejaring dan kemitraan strategis, tanpa menghilangkan peran sentral kiai sebagai penjaga nilai dan otoritas moral. Seluruh proses transformasi tersebut dijiwai oleh dimensi humanis pesantren yang meneguhkan nilai keislaman, akhlak, dan moderasi beragama. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian pesantren kontemporer dan menawarkan kerangka transformasi pesantren yang berkelanjutan di era globalisasi digital.