Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Wayang Timun Mas: Diplomasi Budaya Dan Literasi Nilai Islami Untuk Harmoni Lintas Bangsa Diah Kusyani; Sukma Ray; Sri Handayani; Afril Lita Karyani
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1342

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pemanfaaan cerita rakyat Wayang Timun Mas sebagai media diplomasi budaya dan literasi nilai Isalam dalam upaya menumbuhkan harmoni lintas bangsa. Pemilihan Wayang Timun Mas didasarkan pada kekayaan nilai moral dan kearifan likal yang terkandung di dalamnya, yang relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda dalam konteks pendidikan, sosial, dan budaya. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa masih rendahnya keterampilan menyimak siswa dalam memahami dongeng serta jeterbatasan guru dalam menggunakan media pembelajaran yang variatif menjadi kendala utma dalam proses pembelajaran. Minimnya pemanfaatan media audio-visual interaktif juga membuat pembelajatan dongeng kurang menarik dan sulit dipahami secara mendalam. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain: (1) sosialisasi pentingnya literasi berbasis budaya lokal dan nilai Islami; (2) pelatihan penggunaan media wayang interaktif dalam pembelajaran; (3) praktik pembelajaran menggunakan dongeng Timun Mas yang dipadukan dengan nilai-nilai Islami; dan (4) evaluasi serta refleksi terhadap hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan perhatian dan konsentrasi siswa dalam menyimak cerita, meningkatnya pemahaman terhadap nilai-nilai moral dan Islami dalam dongeng, serta bertambahnya kreativitas guru dalam memanfaatkan media interaktif. Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang diplomasi budaya yang mampu menjembatani pemahaman lintas budaya dan menumbuhkan sikap toleransi di kalangan siswa maupun masyarakat.