H. Alauddin
Universitas Islam Negeri Palopo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN LOYALITAS KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI MAN KOTA PALOPO Ilka Sari; H. Alauddin; Bungawati Bungawati; Taqwa Taqwa; Ahmad Munawir
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang peran kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun loyalitas kerja tenaga kependidikan di MAN Kota Palopo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis serta meningkatkan komitmen dan tanggung jawab tenaga kependidikan terhadap tugas dan lembaga. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kepemimpinan kepala madrasah, upaya yang dilakukan dalam membangun loyalitas kerja tenaga kependidikan, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah dan tenaga kependidikan di MAN Kota Palopo. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah di MAN Kota Palopo ditunjukkan melalui pola komunikasi yang terbuka, sikap keteladanan, pemberian motivasi, serta keterlibatan langsung dalam pembinaan tenaga kependidikan. Loyalitas kerja tenaga kependidikan terlihat dari kedisiplinan, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, serta kesediaan untuk berkontribusi demi kemajuan madrasah. Faktor pendukung dalam membangun loyalitas kerja antara lain adanya hubungan kekeluargaan, komunikasi yang baik, dan dukungan pimpinan. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan karakter individu dan keterbatasan sarana pendukung kerja.