Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Mistery Box Materi Sistem Tata Surya Kelas IV MI Al-Ikhlas Balebo Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara Salwa Salwa; Ahmad Munawir; Lilis Suryani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6045

Abstract

Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA, khususnya pada materi Sistem Tata Surya, masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung bersifat monoton dan kurang melibatkan media yang menarik serta interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru, mengukur tingkat validitas, kepraktisan, serta efektivitas media pembelajaran mistery box dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas IV MI Al-Ikhlas Balebo terhadap materi Sistem Tata Surya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas guru dan 22 orang siswa kelas IV MI Al-Ikhlas Balebo Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan tes. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh hasil yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan mengungkapkan perlunya media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mudah digunakan agar siswa lebih memahami konsep tata surya. Hasil validasi oleh tiga ahli (materi, bahasa, dan media) memperoleh rata-rata skor 87% dengan kategori sangat valid, menunjukkan bahwa media layak digunakan dalam pembelajaran. Uji kepraktisan memperoleh skor 94% dari siswa dan 100% dari guru dengan kategori sangat praktis, menunjukkan bahwa media ini mudah digunakan dan menarik minat belajar siswa. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 52% pada pretest menjadi 90% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 37 poin persentase, yang berarti media mistery box efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem tata surya. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran mistery box terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman serta minat belajar siswa terhadap materi IPA, khususnya pada topik sistem tata surya. Media ini dapat dijadikan sebagai alternatif inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna di sekolah dasar.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN LOYALITAS KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI MAN KOTA PALOPO Ilka Sari; H. Alauddin; Bungawati Bungawati; Taqwa Taqwa; Ahmad Munawir
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang peran kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun loyalitas kerja tenaga kependidikan di MAN Kota Palopo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis serta meningkatkan komitmen dan tanggung jawab tenaga kependidikan terhadap tugas dan lembaga. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kepemimpinan kepala madrasah, upaya yang dilakukan dalam membangun loyalitas kerja tenaga kependidikan, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah dan tenaga kependidikan di MAN Kota Palopo. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah di MAN Kota Palopo ditunjukkan melalui pola komunikasi yang terbuka, sikap keteladanan, pemberian motivasi, serta keterlibatan langsung dalam pembinaan tenaga kependidikan. Loyalitas kerja tenaga kependidikan terlihat dari kedisiplinan, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, serta kesediaan untuk berkontribusi demi kemajuan madrasah. Faktor pendukung dalam membangun loyalitas kerja antara lain adanya hubungan kekeluargaan, komunikasi yang baik, dan dukungan pimpinan. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan karakter individu dan keterbatasan sarana pendukung kerja.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN MINAT CALON MAHASISWA UNTUK KULIAH DI UIN PALOPO (STUDI KASUS MAHASISWA BARU UIN PALOPO TAHUN 2025) Andi Eka Sapitri; Akbar Akbar; Firman Patawari; Abdul Pirol; Ahmad Munawir
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas penggunaan media sosial dalam meningkatkan minat calon mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo dengan studi kasus pada mahasiswa baru UIN Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan media sosial, minat mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo, serta pengaruh media sosial terhadap minat tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 263 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial UIN Palopo dan minat mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo berada pada kategori baik. Uji hipotesis menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo (t = 10,630; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,302 menunjukkan bahwa media sosial memberikan kontribusi sebesar 30,2% terhadap minat mahasiswa, sedangkan 69,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, media sosial menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat calon mahasiswa sehingga pengelolaannya perlu terus dioptimalkan sebagai media promosi perguruan tinggi.
PERSEPSI SIVITAS AKADEMIKA TERHADAP AKREDITASI PROGRAM STUDI: STUDI KASUS DI UIN PALOPO Lucy Rachmawati; Ahmad Munawir; Sarmila Sarmila
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi sivitas akademika terhadap akreditasi program studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo. Akreditasi merupakan instrumen penjaminan mutu yang berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sehingga keberhasilannya bergantung pada pemahaman dan partisipasi sivitas akademika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 100 responden yang dipilih dari populasi 575 sivitas akademika menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan Tingkat Capaian Responden (TCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi sivitas akademika terhadap akreditasi program studi berada pada kategori baik dengan nilai TCR sebesar 77,08%. Tenaga kependidikan memperoleh nilai tertinggi (81,08%; sangat baik), diikuti dosen (76,98%) dan mahasiswa (76,28%) yang keduanya berkategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sivitas akademika memiliki persepsi positif terhadap akreditasi sebagai instrumen penjaminan mutu yang mendukung peningkatan kualitas program studi dan layanan akademik secara berkelanjutan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA MATERI GLOBALISASI SISWA KELAS IV SDN 2 PINCEPPUTE KOTA PALOPO Nuriah Nuriah; Ahmad Munawir
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3963

Abstract

penerapan model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) di kelas IV SDN 02 Pincepute. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini ialah guru dan siswa kelas kelas IV SDN 02 Pincepute. Jumlah siswa sebanyak 21 orang, masing-masing terdiri dari 13 orang siswa perempuan dan 8 orang laki-laki.   Data penelitian diperoleh melalui instrumen penelitian dalam bentuk lembar observasi siswa dan guru serta lembar tes hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui  Pada siklus I, persentase aktivitas guru sebesar 73% dengan kategori cukup baik, meningkat menjadi 95% pada siklus II dengan kategori sangat baik selanjutnya aktivitas siswa pada siklus I, mencapai persentase 60% dengan kategori cukup baik, meningkat menjadi 95% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Sedangkan Hasil belajar siswa pada siklus I, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 8 siswa (40%) sedangkan 12 siswa lainnya (60%) belum tuntas. Setelah perbaikan pembelajaran pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat menjadi 18 siswa (90%), dengan hanya 2 siswa (10%) yang belum tuntas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran VCT terbukti dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN materi Globalisasi di kelas IV SDN 02 Pinceppute secara signifikan.