Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIGITALISASI PEMUNGUTAN RETRIBUSI DAERAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PEMERINTAH KOTA SEMARANG Ocha Oktavia Ramadhani; Nabila Putri; Nur Aini Apri Nastiti; Deladika Putri Anestya
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i3.3846

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan digitalisasi pemungutan retribusi daerah di Kota Semarang dan pengaruhnya terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ETPD, SIREDA, dan QRIS meningkatkan realisasi retribusi dari 93,63% (2023) menjadi 98,45% (2025), dengan pertumbuhan nominal sebesar 15,8% dari Rp129,21 miliar menjadi Rp149,65 miliar. Digitalisasi juga terbukti mengurangi kebocoran pendapatan dan meningkatkan akurasi perencanaan anggaran melalui rekam transaksi digital secara real-time. Keberhasilan implementasi ditopang oleh dukungan regulasi (Perda No. 10 Tahun 2023), kesiapan infrastruktur teknologi, dan koordinasi antarinstansi. Meski demikian, rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan jaringan, dan resistensi pedagang terhadap transaksi nontunai masih menjadi hambatan utama. Penguatan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan digitalisasi retribusi dalam mendukung kemandirian fiskal daerah.