Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL, KEPUTUSAN INTERNAL KEUANGAN, DAN FREE CASH FLOW TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA INDEKS KOMPAS 100 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2009-2013 Ria Fransisca Ifa Evendy; Deannes Isynuwardhana
Bina Ekonomi Vol. 19 No. 2 (2015)
Publisher : Center for Economic Studies Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.431 KB) | DOI: 10.26593/be.v19i2.1487.171-187

Abstract

One of the main goals of a company is to increase its value. High company’s value will be followed by high welfare of the stockholders. The goal is not only determined by company’s internal factors but also its external factors. The purpose of this research is to analyze the effect of external factors, internal financing decisions, and FCF on the company’s stock return. The sample of this research is 46 companies chosen from the companies that are listed in the Kompas 100 Index for the period of 2009-2013. Data of this research will be analized using descriptive statistics, the coefficient of determination, and regression, using Eviews software. There are two regression that The result of this study indicates that external factors and FCF has no effect on the Price Earning Ratio (PER), while internal financing decisions has impact on PER. If the companies’ value is represented by Capital gain, the external factors, and internal financing decisions has impact on the Capital Gain. FCF has no effect on the Capital Gain. Keywords: External factors, internal, FCF, return.
Mental Accounting for Harmony: Edukasi Keuangan Terintegrasi bagi Rumah Tangga Pelaku UMKM Yuliana; Novitasari, Maya; Permata, Citra Puspa; Jannah, Binti Shofiatul; Erliana; Evendy, Ria Fransisca Ifa; Cepi Juniar Prayoga; Winda Ningsih
Buletin Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan manajemen keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balai Paroki Redemptor Mundi Surabaya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kemampuan dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana, belum adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, serta minimnya pemahaman tentang perencanaan keuangan jangka panjang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pendampingan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim menyusun materi pelatihan dan melakukan koordinasi dengan pihak Balai Paroki. Tahap pendampingan dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan interaktif yang mencakup pencatatan keuangan, penganggaran, pengelolaan hutang, dan perencanaan keuangan. Selanjutnya, tahap evaluasi dilakukan untuk menilai peningkatan pemahaman dan penerapan manajemen keuangan oleh pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam membuat catatan keuangan harian dan menyusun anggaran usaha secara mandiri. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran finansial dan profesionalitas pelaku usaha dalam mengelola bisnisnya.
Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Kesiapan Adopsi Praktik Keuangan yang Baik pada UMKM Ria Fransisca Ifa Evendy; Maya Novitasari; Citra Puspa Permata; Binti Shofiatul Jannah; Erliana Erliana; Cepi Juniar Prayoga; Winda Ningsih
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.3040

Abstract

UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, tetapi banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama penerapan pencatatan keuangan sederhana dan terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat kesiapan adopsi praktik pencatatan keuangan pada UMKM melalui workshop literasi keuangan selama satu hari di Balai Paroki Redemptor Mundi, Surabaya, yang diikuti oleh 100 pelaku UMKM. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, simulasi pencatatan sederhana, diskusi, konsultasi, serta evaluasi lisan dan wawancara singkat pada akhir kegiatan. Hasil evaluasi lisan menunjukkan bahwa sekitar 70% peserta menyatakan bersedia mulai menggunakan pencatatan sederhana, sehingga angka tersebut dipahami sebagai indikator kesiapan atau niat awal, bukan sebagai bukti adopsi pencatatan yang konsisten. Faktor pendorong utama meliputi persepsi manfaat pencatatan, kesederhanaan format, dukungan sosial, self-efficacy, dan pemahaman pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga melalui pendekatan mental accounting. Hambatan yang ditemukan meliputi persepsi kompleksitas, kebiasaan mengandalkan ingatan, keterbatasan waktu, norma sosial yang belum mendukung, serta pencampuran keuangan usaha dan rumah tangga. Kontribusi kegiatan ini terletak pada integrasi pendekatan mental accounting, pemanfaatan konteks komunitas keagamaan sebagai ruang dukungan sosial, serta pemetaan faktor psikologis, sosial-budaya, dan praktis yang memengaruhi kesiapan adopsi pencatatan keuangan UMKM. Temuan menunjukkan bahwa intervensi literasi keuangan satu hari dapat mendorong kesiapan adopsi awal, tetapi diperlukan pendampingan lanjutan dan penyederhanaan praktik agar pencatatan keuangan berkembang menjadi kebiasaan yang konsisten dan berkelanjutan
Determinan Adopsi Sistem Informasi Akuntansi Digital Pada UMKM: A Systematic Literature Review And Research Agenda Ria Fransisca Ifa Evendy Ria Fransisca Ifa Evendy; Bella Novianti Kurnia
JRAK (Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis) Vol. 12 No. 2 (2026): JRAK Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Juli 2026
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/jrak.v12i2.3129

Abstract

Despite rapid digitalization, the adoption of Digital Accounting Information Systems (AIS) among Small and Medium Enterprises (SMEs) remains significantly low. Existing literature on AIS adoption is fragmented, lacking comprehensive synthesis of adoption determinants. This Systematic Literature Review employs the PRISMA 2020 protocol to synthesize findings from 110 peer-reviewed articles published between 2015–2026 from Scopus and Science Direct. The study identifies six major theoretical contributions: (1) hybrid adoption models integrating Technology-Organization-Environment (TOE), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), and Resource-Based View (RBV); (2) paradigm shift from pre-adoption intention to post-adoption value creation; (3) TOEO framework emphasizing ownership as a critical determinant; (4) integration of Innovation Resistance Theory addressing psychological barriers; (5) extension of Information Systems Success Model (ISSM) and Expectation-Confirmation Model (ECM) to SME contexts; and (6) AIS as a dynamic capability and strategic resource. The study identifies 28 adoption determinants (24 enablers, 4 barriers). Key enablers include perceived usefulness (78 studies), perceived ease of use (65 studies), and top management support (58 studies), while implementation cost (52 studies) and technical skill gaps (47 studies) are primary barriers. Recommendations target government (subsidy programs, digital literacy training, regulatory frameworks), vendors (user-friendly interfaces, flexible pricing, continuous support), and SME owners (strong leadership, resource allocation, strategic AIS integration). This research advances technology adoption theory and provides practical guidance for sustainable digital transformation in SMEs.