Ayu Nadira Wulandari
Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penggunaan Ragam Bahasa Indonesia Formal dan Tidak Formal dalam Interaksi Mahasiswa Universitas Negeri Medan di Lingkungan Kampus Mirna Wulan Sari Sianipar; Nabila Mutiara Syifa; Nadhira Eka Putri Prayudi; Putri Syahbilah; Syalwa Nur Alisya; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ragam bahasa Indonesia formal dan tidak formal dalam interaksi mahasiswa Universitas Negeri Medan di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket secara daring menggunakan Google Form dengan instrumen berupa 10 pernyataan skala Likert. Data dianalisis menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk diagram untuk mempermudah proses interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam bahasa formal lebih banyak digunakan dalam situasi akademik, seperti komunikasi dengan dosen, presentasi, dan kegiatan resmi karena dianggap mencerminkan kesopanan, kejelasan, dan profesionalisme. Sementara itu, ragam bahasa tidak formal lebih dominan digunakan dalam interaksi antar mahasiswa karena dinilai lebih santai, akrab, dan mempermudah komunikasi sehari-hari. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan bahasa mahasiswa dipengaruhi oleh situasi komunikasi, lawan bicara, lingkungan pergaulan, serta perkembangan teknologi dan media sosial. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan menempatkan penggunaan ragam bahasa sesuai konteks komunikasi agar tercipta komunikasi yang efektif, santun, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Analisis Pengaruh Bahasa Gaul terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Mahasiswa Universitas Negeri Medan Yulita Rotua Putri S. Sihite; Novitasari Br Hutauruk; Lutfiah Syahrawani Siregar; Esther Veronica Putri Siregar; Ayu Nadira Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Perkembangan media sosial dan komunikasi digital menyebabkan penggunaan bahasa gaul semakin meningkat di kalangan mahasiswa, sehingga berpotensi memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia formal dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Negeri Medan sebagai responden penelitian. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi. Instrumen penelitian berupa angket yang berisi pertanyaan mengenai intensitas penggunaan bahasa gaul, situasi penggunaan bahasa, serta pemahaman mahasiswa terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan antara penggunaan bahasa gaul dan kemampuan berbahasa Indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai dampak penggunaan bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa mahasiswa serta menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kesadaran penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan di lingkungan akademik.
Dari Kemandirian ke Ketergantungan: Artificial Intelligence dalam Penulisan Akademik Mahasiswa Ayu Nadira Wulandari; Dinda Rizky; Devita Syahputri; Fithrah Amalia Sirait; Firman Satria Tafonao; Siti Aisyah Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40070

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam penulisan akademik mahasiswa. AI memberikan berbagai kemudahan dalam pencarian informasi, penyusunan ide, perbaikan tata bahasa, dan penyelesaian tugas akademik. Namun, penggunaan AI yang semakin intensif juga menimbulkan kekhawatiran terhadap menurunnya kemandirian belajar serta meningkatnya ketergantungan mahasiswa terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence terhadap penulisan akademik mahasiswa serta mengidentifikasi kecenderungan perubahan perilaku dari kemandirian menuju ketergantungan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas 39 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan yang pernah menggunakan AI dalam kegiatan akademik. Data dikumpulkan melalui angket daring menggunakan skala Likert dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori sangat tinggi (82,3%), manfaat penggunaan AI dalam kegiatan akademik sebesar 82,1% (sangat tinggi), pengaruh AI terhadap kemampuan berpikir mandiri sebesar 76,4% (tinggi), tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap AI sebesar 69,7% (tinggi), serta efektivitas penggunaan AI dalam membantu penyelesaian tugas akademik sebesar 82% (sangat tinggi). Temuan penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas dan kualitas penulisan akademik, namun penggunaan yang berlebihan berpotensi mengurangi kemandirian belajar dan meningkatkan ketergantungan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik. Oleh karena itu, AI perlu dimanfaatkan secara bijaksana sebagai alat bantu pembelajaran yang mendukung proses berpikir kritis dan kreativitas akademik, bukan sebagai pengganti proses tersebut.