Alhavis Alhavis
Universitas Lancang Kuning

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DESA ROKAN KOTO RUANG KECAMATAN ROKAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU Cici Triningsih; Amalia Amalia; Sri Utami Lestari; Alhavis Alhavis
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 10, No 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v10i1.2035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produksi padi sawah serta menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi pada usahatani padi sawah di Desa Rokan Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah responden sebanyak 31 orang petani yang dipilih secara simple random sampling dari total populasi 106 petani. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani responden serta data sekunder dari instansi terkait dan literatur yang relevan. Analisis data menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap produksi padi serta analisis efisiensi ekonomi melalui perbandingan Nilai Produk Marjinal (NPM) dan Biaya Korbanan Marjinal (BKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi adalah luas lahan, pupuk, dan tenaga kerja, sedangkan benih dan pestisida tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,87 menunjukkan bahwa 87 % variasi produksi padi dapat dijelaskan oleh variabel luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja, dan pestisida. Nilai return to scale sebesar 1,32 menunjukkan bahwa usahatani padi berada pada kondisi increasing return to scale. Hasil analisis efisiensi menunjukkan bahwa penggunaan beberapa faktor produksi belum sepenuhnya efisien sehingga masih terdapat peluang peningkatan produksi melalui pengalokasian input produksi yang lebih optimal.