Aisyah Frianti
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi Nilai Ketabahan dan Kearifan Melalui Tanda Alamiah: Analisis Semiotika Triadik Peirce pada Puisi Hujan Bulan Juni Laysha Abdi Syuhada; Aisyah Frianti; Fahzira Putri Harahap; Putri Syaidina; Mhd Isman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40241

Abstract

Puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono merupakan salah satu karya sastra Indonesia yang kaya akan makna simbolik melalui penggunaan tanda-tanda alamiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konstruksi nilai ketabahan, kebijaksanaan, dan kearifan melalui tanda-tanda semiotik dalam puisi Hujan Bulan Juni menggunakan pendekatan semiotika triadik Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka dan metode simak-catat. Data penelitian berupa unit-unit tekstual dalam puisi yang dianalisis berdasarkan hubungan representamen, objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda alamiah seperti “hujan”, “pohon”, dan “akar” membangun makna ketabahan, keikhlasan, serta pengorbanan emosional secara simbolik. Hujan direpresentasikan sebagai simbol ketulusan cinta yang tidak menuntut balasan dan hadir dalam bentuk pengorbanan yang arif. Dengan demikian, puisi ini memperlihatkan kedalaman makna filosofis melalui kesederhanaan diksi yang digunakan penyair.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Membaca Siswa di Era Digital Charles Butar–Butar Butar–Butar; Aisyah Frianti; Putri Syaidina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40522

Abstract

Minat membaca merupakan salah satu faktor krusial yang memengaruhi keberhasilan belajar siswa. Namun, di era digital, minat membaca siswa mengalami penurunan signifikan akibat pergeseran kebiasaan dan pola belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat membaca siswa di era digital serta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya minat membaca siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu tingginya intensitas penggunaan media sosial, dominasi konten hiburan digital, kurangnya dukungan lingkungan keluarga, rendahnya motivasi intrinsik siswa, serta keterbatasan program literasi yang inovatif di sekolah. Selain itu, kemudahan akses terhadap informasi instan membuat siswa cenderung enggan melakukan pembacaan secara mendalam (deep reading). Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan pemerintah untuk menciptakan budaya literasi yang positif melalui pemanfaatan teknologi secara bijak. Dengan demikian, minat membaca siswa dapat ditingkatkan demi mendukung kemampuan literasi dan keberhasilan belajar mereka.