Mufaroah Mufaroah
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Perkembangan Bahasa Anak dalam Menjalin Interaksi dengan Lingkungan Sosial Adila Tri Yuniarti; Tiara Miranda; Mufaroah Mufaroah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40393

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini karena berperan dalam kemampuan berkomunikasi, berpikir, serta menjalin interaksi dengan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya perkembangan bahasa anak dalam menjalin interaksi dengan lingkungan sosial. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, tesis, disertasi, serta publikasi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak berlangsung secara bertahap mulai dari tahap pra-linguistik hingga tahap tata bahasa. Bahasa memiliki berbagai fungsi, antara lain fungsi instrumental, regulatif, heuristik, interaksional, personal, imajinatif, dan representasional yang mendukung kemampuan anak dalam berkomunikasi dan bersosialisasi. Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh faktor genetik, jenis kelamin, kognitif, serta lingkungan. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi bahasa yang mendukung kemampuan anak berinteraksi secara efektif. Interaksi sosial yang positif melalui komunikasi dengan orang tua, guru, dan teman sebaya terbukti dapat meningkatkan kosakata, kemampuan menyusun kalimat, serta keberanian anak dalam mengungkapkan pendapat. Sebaliknya, kurangnya stimulasi bahasa dan interaksi sosial dapat menyebabkan hambatan dalam perkembangan bahasa anak. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang komunikatif dan mendukung perkembangan bahasa anak agar mampu menjalin interaksi sosial secara optimal.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa dan Literasi AUD Irsa Aulia Ningsih; Lailis Sa’adah; Mufaroah Mufaroah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40820

Abstract

Kemampuan bahasa dan literasi merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan komunikasi, berpikir, dan kesiapan belajar pada jenjang pendidikan berikutnya. Perkembangan kemampuan tersebut memerlukan stimulasi yang tepat melalui berbagai strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan literasi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian yang relevan dengan topik kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi guru yang efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan literasi anak usia dini meliputi menciptakan lingkungan literasi yang kaya, membacakan cerita (read aloud), mengembangkan komunikasi melalui kegiatan tanya jawab, menggunakan metode bermain, serta kegiatan bernyanyi dan bersajak. Strategi tersebut dapat meningkatkan kemampuan menyimak, berbicara, membaca permulaan, menulis permulaan, serta kesadaran fonologis anak. Selain itu, keterlibatan aktif guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengembangan bahasa dan literasi anak. Dengan demikian, penerapan strategi pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berpusat pada anak dapat mendukung perkembangan kemampuan bahasa dan literasi secara optimal sejak usia dini.