Agus Rahmat
Hubungan Masyarakat, Universitas Padjadjaran

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Four-Steps Public Relations Pada Pengelolaan Color Analysis Event di PT. CRI Farica Talitha; Diah Fatma Sjoraida; Agus Rahmat; Anwar Sani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40412

Abstract

PT. CRI merupakan perusahaan ritel yang dikenal dengan konsep affordable luxury. Dalam rangka memperingati Anniversary 2025, perusahaan mengadakan serangkaian acara sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan. Salah satu acara tersebut adalah Color Analysis Event yang dilaksanakan pada 27–28 September 2025 di area beauty section lantai dasar. Acara ini bertujuan memberikan pengalaman personal dan edukatif kepada pelanggan wanita melalui analisis warna kulit dan rekomendasi gaya berpakaian yang sesuai. Penulis tertarik untuk menganalisis implementasi proses Four-Step Public Relations dalam pengelolaan Color Analysis Event yang meliputi tahap defining public relations problem, planning & programming, taking action & communicating, dan evaluating program.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan studi literatur. Berdasarkan hasil analisis, Color Analysis Event berhasil dilaksanakan sesuai dengan prinsip proses PR yang sistematis dan terencana. Setiap tahap dijalankan secara efektif mulai dari riset pelanggan, penyusunan konsep acara, koordinasi dengan pihak color analyst, hingga evaluasi kegiatan. Implementasi Four-Step Public Relations membantu divisi Marketing Communications dalam mengelola acara secara strategis, efektif, serta mendukung citra perusahaan sebagai affordable luxury yang peduli terhadap pengalaman pelanggan.
Pengaruh Persepsi Autentisitas Merek terhadap Kepercayaan by Lizzie Parra Beauty Pada Komunitas Beauty Channel Jasmine Elshafa Atmoko; Agus Rahmat; Aat Ruchiat Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42023

Abstract

Konsistensi yang ditunjukkan sebuah merek tidak selalu diikuti oleh terbentuknya kepercayaan publik, seperti nilai inklusivitas yang diusung BLP Beauty secara konsisten di tengah maraknya woke-washing yang menumbuhkan skeptisisme publik dalam industri kecantikan. Penelitian ini mengkaji pengaruh Perceived Brand Authenticity (PBA) BLP Beauty terhadap Brand Trust anggota komunitas Beauty Channel, menggunakan kerangka Morhart et al. (2015) yang terdiri atas empat dimensi: continuity, credibility, integrity, dan symbolism, serta kerangka Delgado-Ballester et al. (2003) untuk Brand Trust. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan sampel 91 anggota Beauty Channel yang dipilih melalui simple random sampling, dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan tiga dari empat dimensi PBA berpengaruh signifikan terhadap brand trust: continuity (β=0,434), integrity (β=0,365), dan symbolism (β=0,166), sedangkan credibility tidak berpengaruh signifikan (Sig.=0,673). Secara simultan, PBA berpengaruh signifikan terhadap brand trust (Adjusted R²=0,874). Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan publik terbentuk dari rekam jejak tindakan yang konsisten dan terverifikasi, bukan semata dari komunikasi yang baik.