Rahayu Widhiastuti
Politeknik Negeri Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Fly Ash dan Sika Fume terhadap Kuat Tekan Beton dengan Air Asin sebagai Campuran Pembuatan Beton Geopolimer Ikhwan Faturrahman; Ravito Darmawan; Susi Hariyani; Rahayu Widhiastuti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40974

Abstract

Kota Singkawang, sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat, terus mengalami peningkatan kebutuhan infrastruktur, baik untuk kawasan pemukiman, fasilitas publik, maupun sarana transportasi. Namun semakin banyak PLTU di bengkayang limbah yang di hasilkan juga semakin banyak yaitu fly ash. Kondisi di atas mendorong upaya agar pemanfaatan limbah fly ash yang lebih baik, dengan melakukan pemanfaatan limbah fly ash untuk dijadikan bahan tambahan pada beton geopolimer. Dengan menggunakan bahan tambahan berupa fly ash dengan variasi 0%, 15%, 40%, 65%, dan 90% serta sika fume dengan variasi 10%, penelitian ini mengkaji sifat mekanik dan fisik beton yang akan digunakan pada struktur pondasi sambil memperhatikan pengaruh pencampuran dengan air laut. Beton dirancang dengan campuran 214,14 kg/m³ dan kemudian dituangkan ke dalam cetakan kubus berukuran 15 cm × 15 cm × 15 cm. Setelah beton dalam waktu 28 hari, dilakukanlah pengujian kuat tekan. Kuat tekan beton dapat ditingkatkan dengan penambahan fly ash dan sika fume. Campuran air laut menunjukkan kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari dengan variasi 65%, mencapai 332,8051 kg/cm². Pada umur 28 hari dengan variasi 90%, campuran air laut menunjukkan kuat tekan beton terendah, yaitu sebesar 82,1811 kg/cm². Berdasarkan temuan ini, kinerja beton geopolimer dapat ditingkatkan dengan penambahan fly ash dan sika fume hingga kadar tertentu; setelah itu, penggunaan yang berlebihan justru dapat menurunkan kinerja beton.