Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK ALUMINIUM DAN SILIKA FUME TERHADAP KUAT TEKAN DAN POROSITAS BETON NON PASIR Verby Reza Surya Nurdiana; Noviza Ramadhaningsih Aziz; Susi Hariyani; Innino Justitiannisa
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 5 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i5.2026.1006-1010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan bubuk aluminium dan silica fume terhadap kuat tekan dan porositas beton non-pasir. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan variasi bubuk aluminium (0%, 0,3%, 0,5%, 0,7%, dan 0,9%) serta silica fume (0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%) berdasarkan berat semen. Sampel paving block diuji pada umur 28 hari untuk mengetahui nilai kuat tekan dan porositas. Pengujian kuat tekan dilakukan menggunakan Compression Testing Machine (CTM), sedangkan porositas diukur dengan membandingkan volume rongga pada setiap benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran optimum diperoleh pada penggunaan 0,9% bubuk aluminium dan 2,5% silica fume, dengan kuat tekan sebesar 42,55 kg/cm² dan porositas sebesar 21,07%. Penambahan bubuk aluminium cenderung meningkatkan porositas, sedangkan silica fume dapat meningkatkan kuat tekan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan material paving block yang ramah lingkungan serta mampu mengurangi genangan air di permukaan pada area publik.
Pengaruh Penggunaan Fly Ash dan Sika Fume terhadap Kuat Tekan Beton dengan Air Asin sebagai Campuran Pembuatan Beton Geopolimer Ikhwan Faturrahman; Ravito Darmawan; Susi Hariyani; Rahayu Widhiastuti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40974

Abstract

Kota Singkawang, sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat, terus mengalami peningkatan kebutuhan infrastruktur, baik untuk kawasan pemukiman, fasilitas publik, maupun sarana transportasi. Namun semakin banyak PLTU di bengkayang limbah yang di hasilkan juga semakin banyak yaitu fly ash. Kondisi di atas mendorong upaya agar pemanfaatan limbah fly ash yang lebih baik, dengan melakukan pemanfaatan limbah fly ash untuk dijadikan bahan tambahan pada beton geopolimer. Dengan menggunakan bahan tambahan berupa fly ash dengan variasi 0%, 15%, 40%, 65%, dan 90% serta sika fume dengan variasi 10%, penelitian ini mengkaji sifat mekanik dan fisik beton yang akan digunakan pada struktur pondasi sambil memperhatikan pengaruh pencampuran dengan air laut. Beton dirancang dengan campuran 214,14 kg/m³ dan kemudian dituangkan ke dalam cetakan kubus berukuran 15 cm × 15 cm × 15 cm. Setelah beton dalam waktu 28 hari, dilakukanlah pengujian kuat tekan. Kuat tekan beton dapat ditingkatkan dengan penambahan fly ash dan sika fume. Campuran air laut menunjukkan kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari dengan variasi 65%, mencapai 332,8051 kg/cm². Pada umur 28 hari dengan variasi 90%, campuran air laut menunjukkan kuat tekan beton terendah, yaitu sebesar 82,1811 kg/cm². Berdasarkan temuan ini, kinerja beton geopolimer dapat ditingkatkan dengan penambahan fly ash dan sika fume hingga kadar tertentu; setelah itu, penggunaan yang berlebihan justru dapat menurunkan kinerja beton.
PROVISION AND REJUVENATION OF LEARNING SUPPORT FACILITIES AT MTs BAITUL MUBAROK, KUBU RAYA REGENCY Asmadi; Sarpawi; Rizal; Iwan Supardi; Helyanto; Rona Ariyansyah; Muhammad Taufik Habibillah Ibnu Ahmad; Rasiwan; Muhammad Abduh; Susi Hariyani
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18812116

Abstract

The limited learning facilities at MTs Baitul Mubarok, including the absence of classroom ceilings, damaged doors, and unfit desks, chairs, and whiteboards, have hindered comfort and safety in the learning process. The Community Service Program (PKM) of the Civil Engineering Department at Politeknik Negeri Pontianak was carried out to provide and refurbish these facilities while offering practical learning experiences for students. The method included situation analysis, planning, material preparation, product fabrication in the workshop, and delivery to the partner. The program produced 36 desks, 76 chairs, 3 whiteboards, and 3 sets of classroom doors, all meeting the standards of Permendiknas No. 24/2007. The activity improved the quality of learning facilities, enhanced student comfort, and strengthened students' technical skills and social awareness, although ceiling repairs could not be completed due to budget limitations.